TANJUNGPINANG – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara resmi menutup rangkaian Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2026 yang berlangsung di Kawasan Gurindam 12, Tanjungpinang, Minggu (8/3/2026).
Penutupan ini sekaligus menegaskan upaya penguatan ekonomi syariah melalui kolaborasi pemerintah daerah, perbankan, dan Bank Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Mendagri Tito Karnavian juga menyerahkan secara simbolis QRIS ZISWAF untuk Masjid Al-Hakim Tanjungpinang kepada Pelaksana Tugas Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus.
Pemanfaatan QRIS ZISWAF ini bertujuan mempermudah masyarakat menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara digital sehingga lebih praktis, transparan, dan efisien.
Selain Masjid Al-Hakim, BRK Syariah juga menyiapkan fasilitas serupa untuk Masjid Al Jannatunnaim sebagai bagian dari program digitalisasi masjid di ibukota Provinsi Kepri.
Dalam sambutannya, Tito Karnavian memberikan apresiasi atas konsistensi Pemprov Kepri bersama Bank Indonesia (BI) dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, KURMA bukan sekadar agenda Ramadan, tetapi memiliki dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM.
“Saya sangat mengapresiasi konsistensi Pemerintah Provinsi Kepri dan BI dalam menyelenggarakan KURMA 2026 ini. Event ini bukan sekadar seremoni Ramadhan, melainkan penggerak ekonomi riil bagi UMKM lokal,” ujar Tito Karnavian.
Ia menilai integrasi antara syiar Islam, kegiatan kreatif masyarakat, dan digitalisasi sistem keuangan menjadi gambaran masa depan ekonomi syariah yang modern dan inklusif.
“Integrasi antara syiar Islam, perlombaan kreativitas, dan digitalisasi keuangan seperti QRIS ZISWAF yang kita lihat hari ini adalah potret masa depan ekonomi syariah kita yang inklusif dan modern,” tambahnya.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menjelaskan, KURMA merupakan agenda rutin Ramadan yang telah digelar selama tiga tahun terakhir di wilayah tersebut.
Pada tahun ini, kegiatan mengusung tema “Ramadhan Membangun UMKM dan Ekonomi Kreatif.”
Menurut Ansar, berbagai program yang dihadirkan dalam kegiatan ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan usaha masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi halal.
“Melalui kegiatan ini masyarakat dapat menikmati berbagai aktivitas seperti bazar UMKM, promosi produk halal, layanan sertifikasi halal, layanan keuangan syariah, serta berbagai pelayanan publik lainnya,” jelas Ansar Ahmad.
Ia juga menilai Kawasan Gurindam 12 semakin berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi dan peradaban di Tanjungpinang.
“KURMA 2026 di Kawasan Gurindam 12 ini adalah bukti bahwa pusat ibu kota kita bisa menjadi pusat peradaban dan ekonomi. Kami berkomitmen menjadikan KURMA sebagai agenda tahunan yang semakin besar,” ungkapnya.
Selama pelaksanaan KURMA 2026 yang berlangsung pada 2–8 Maret 2026, BRK Syariah turut berkontribusi dalam berbagai kegiatan syiar Islam.
Bank syariah tersebut menyediakan hadiah berupa tabungan bagi para pemenang enam kategori perlombaan, yaitu:
Lomba adzan tingkat SMA, Lomba marawis tingkat SMP, Lomba sholawat grup, Lomba da’i cilik, Lomba busana muslim putra dan putri, serta Lomba balas pantun.
Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Mendagri Tito Karnavian disaksikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Plt Dirut BRK Syariah Helwin Yunus.
Helwin Yunus menegaskan, komitmen BRK Syariah untuk terus menghadirkan layanan perbankan inovatif berbasis prinsip syariah guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan keuangan yang dapat diandalkan oleh masyarakat. Dengan dukungan nasabah dan masyarakat, kami optimistis dapat berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan serta pembangunan ekonomi daerah,” ujar Helwin Yunus.
Kehadiran jajaran pimpinan BRK Syariah dalam acara tersebut juga menjadi simbol penguatan sinergi antara sektor perbankan syariah dan pemerintah daerah dalam membangun ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.(rilis)