www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Warga Bandung Hilang Terseret Arus Sungai Kampar, Begini Kronologinya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan
Selasa, 02 Juni 2026 - 16:08:53 WIB
Pelatihan Ekonomi Kreatif Pembuatan Tudung Saji bagi kelompok sadar wisata, Hutan Adat Imbo Putui, Desa Petapahan, Kampar, Riau.
Pelatihan Ekonomi Kreatif Pembuatan Tudung Saji bagi kelompok sadar wisata, Hutan Adat Imbo Putui, Desa Petapahan, Kampar, Riau.

KAMPAR - Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan yang sarat nilai sejarah ini berhasil berbenah.
 
Sentuhan fasilitas baru dan penguatan kapasitas pengelola tidak hanya mendongkrak kenyamanan wisatawan, tetapi juga melipatgandakan roda perekonomian lokal. Hutan Adat Imbo Putui tampil lebih memukau berkat kolaborasi erat antara masyarakat, Pemerintah Desa, dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan.
 
Hutan Adat Imbo Putui merupakan hutan adat pertama di Provinsi Riau yang memperoleh pengakuan resmi dari negara melaui SK Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2019 lalu. Hutan adat yang  ditetapkan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 2020 ini menyimpan potensi alam yang luar biasa: Hutan yang asri, aliran sungai yang alami, serta area camping menjadi daya tarik utama.
 
Namun sebelumnya, minimnya fasilitas pendukung seperti sarana MCK dan keterbatasan kapasitas kelola membuat kunjungan wisatawan kurang optimal dan hanya ramai pada akhir pekan. Melihat tantangan tersebut, PHR hadir sebagai “Sahabat Pendukung” melalui rangkaian intervensi program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal di daerah tersebut.
 
Upaya yang dilakukan meliputi pelatihan pengelolaan desa wisata, penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), promosi berbasis media sosial, hingga pembangunan infrastruktur fisik secara masif.
 
Dukungan fasilitas dari PHR kini mengubah wajah Imbo Putui. Fasilitas MCK yang semula hanya tersedia dua unit kini bertambah menjadi enam unit. Selain itu, PHR juga mendukung perluasan area camp, revitalisasi musala, penambahan signage, serta penyediaan tempat sampah untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas pengalaman wisata bagi para pengunjung.

Perubahan ini disambut dengan kerja keras oleh masyarakat setempat. Said Afrizal (27), atau yang akrab disapa Eja, selaku Ketua Pokdarwis Imbo Putui, memimpin langsung gerakan perubahan kebiasaan di lapangan. Bersama anggota kelompoknya, Eja aktif menggerakkan gotong royong, menjaga kebersihan, mengatur area camping, hingga memastikan seluruh wisatawan menghormati aturan adat setempat, termasuk pemisahan area pemandian laki-laki dan perempuan di sungai.
 
“Pesan kami untuk pengunjung yang datang ke Hutan Adat Imbo Putui adalah untuk selalu menjaga kebersihan dan fasilitas yang sudah ada agar liburan tetap nyaman. Diharapkan semua pengunjung membuang sampah ke tempat yang disediakan, pohon jangan ditebang sembarangan, dan aturan adat setempat harus kita terapkan demi kenyamanan dan keamanan bersama,” ujar Eja.

Hutan Adat Imbo Putui kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau.

Kerja keras berbuah manis, pada periode libur panjang satu bulan terakhir, lonjakan kunjungan wisatawan diperkirakan mencapai hampir 400 orang yang berasal dari kalangan komunitas, keluarga, hingga mahasiswa. Wisatawan kini bisa menikmati aktivitas mandi di sungai, camping, dan hiking menyusuri hutan dengan jauh lebih nyaman.
 
Peningkatan kunjungan ini secara langsung berdampak signifikan pada kesejahteraan ekonomi pengelola. Omzet mingguan kelompok yang sebelumnya hanya berkisaran di angka Rp300 ribu, kini melonjak hingga mencapai sekitar Rp3 juta per minggu saat musim liburan, sebuah lompatan pendapatan hingga 10 kali lipat.
 
Dukungan terhadap Hutan Adat Imbo Putui merupakan wujud komitmen PHR dalam menjaga keselarasan antara kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Potensi yang dimiliki Imbo Putui, dimana nilai-nilai adat dan kelestarian hutan menjadi nilai yang patut dibanggakan.
 
“Melalui kolaborasi ini, PHR ingin memastikan bahwa kekayaan alam dan budaya tidak hanya lestari, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa. Kami berharap transformasi ini menjadikan Imbo Putui sebagai model desa wisata berkelanjutan di Riau," Kata Manager CID PHR Iwan Ridwan Faizal.
 
Meski sektor pariwisata tengah berkembang, komitmen masyarakat Petapahan dan Pokdarwis untuk menjaga kelestarian lingkungan dan aturan adat tidak pernah luntur. Keberhasilan Hutan Adat Imbo Putui menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi multi pihak dapat mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal tanpa harus mengorbankan kelestarian alam hayati yang berkelanjutan.(*)

Tentang PHR Zona Rokan

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.

Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.

Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.

Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi warga asal Bandung tenggelam di Sungai Kampar (foto/int)Warga Bandung Hilang Terseret Arus Sungai Kampar, Begini Kronologinya
Bencana alam angin puting beliung menerjang Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau (foto/int)Aparat Jaga Ketat SMPN 1 Bandar Laksamana Usai Diterjang Puting Beliung
Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 Regional Riau yang digelar di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Kabupaten Kampar.AHDC Regional Riau 2026 Berlangsung Meriah, 163 Starter Perebutkan Gelar Juara
Angin puting beliung terjang Bandar Laksamana, SMPN 1 dan jaringan listrik rusak parah (foto/int)Puting Beliung Hantam Bengkalis, 20 Ruang Kelas SMPN 1 Hancur
Pemprov Riau menggandeng Arara Abadi dan PHR perbaiki ruas Jalan Minas–Tualang Timur (foto/ist)Pemprov Riau Gandeng Arara Abadi dan PHR Perbaiki Ruas Jalan Minas–Tualang Timur
  Ilustrasi Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026 (foto/int)Hasil MotoGP Hungaria 2026: Marc Marquez Tak Terbendung, Taklukkan Acosta
Selamatkan PSPS Pekanbaru dari degradasi, Aji Santoso resmi mundur (foto/int)Pelatih Aji Santoso Mundur dari PSPS, Ternyata Ini Alasannya
Polres Pelalawan sita 260 batang kayu ilegal (foto/klikmx)Dua Truk Angkut 260 Batang Kayu Ilegal Disergap Polisi di Pelalawan
Satreskrim Polres Kuantan Singingi amankan dua pocong yang beraksi di Kota Taluk Kuantan (foto/tribunpku)Polisi Amankan 2 Pocong yang Berkeliaran di Taluk Kuantan, Ternyata Ini Motifnya
Sejumlah pengurus laporkan dugaan pelanggaran mekanisme di HIPMI Riau ke SC dan OC Munas XVIII (foto/ist)Sejumlah Pengurus Laporkan Dugaan Pelanggaran Mekanisme di HIPMI Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved