PEKANBARU - Tradisi Petang Megang di Pekanbaru dipastikan kembali digelar menjelang datangnya Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Tradisi ini telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Melayu dalam menyambut bulan suci.
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zakri Fajar Triyanto, mengajak masyarakat untuk turut meramaikan Petang Megang sebagai upaya melestarikan tradisi turun-temurun sekaligus mempererat kebersamaan.
Menurutnya, Petang Megang tidak sekadar ritual seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai budaya melalui kegiatan mandi balimau yang dilakukan di tepian Sungai Siak.
Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung. Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak yang biasanya turut serta dalam prosesi mandi balimau.
Zakri menyoroti kondisi cuaca di Pekanbaru yang dalam beberapa hari terakhir diwarnai hujan dengan intensitas cukup tinggi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan debit dan arus Sungai Siak menjadi lebih deras.
Karena itu, orang tua diminta mengawasi anak-anak secara ketat serta tidak memaksakan diri turun ke sungai apabila arus dinilai berbahaya. Ia juga mendorong Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan pengamanan dan pengawasan di titik-titik keramaian selama pelaksanaan tradisi berlangsung.(*)