PEKANBARU - Kenaikan harga plastik beberapa pekan belakangan ini memberi dampak kepada pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru.
Tidak hanya plastik beberapa kebutuhan pokok juga mengalami kenaikan yang signifikan.
Kondisi tersebut menurut Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka, harus segera direspon oleh pemerintah dan memberikan kebijakan yang kongkrit.
Permintaan tersebut menyusul kekhawatiran para UMKM atas lonjakan harga plastik yang dalam beberapa hari ini terus meningkat telah menekan margin keuntungan pelaku usaha kecil.
Di sisi lain, pelaku UMKM berada dalam posisi dilematis karena tidak dapat dengan mudah menaikkan harga jual tanpa berisiko kehilangan konsumen.
"Situasi ini ibarat buah simalakama bagi para pelaku UMKM kuliner. Jika pedagang menaikkan harga jual meski hanya seribu rupiah, pelanggan akan langsung mengeluh dan sepi. Namun, jika harga dipertahankan di tengah ongkos produksi yang membengkak, pedagang dipastikan merugi dan gulung tikar," kata Bagus Oka, Selasa (7/4/2026).
Bagus Oka menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh sekadar berpangku tangan membiarkan rakyat kecil berjuang sendirian menghadapi himpitan ekonomi dan distorsi pasar yang sangat tidak wajar ini.
Menyikapi kondisi darurat bagi ekonomi kerakyatan ini, ia menuntut mitra kerja Komisi II, khususnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) serta Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) untuk segera melakukan langkah intervensi yang konkret dan cepat.
"Pemko Pekanbaru harus sesegera mungkin menggelar operasi pasar atau pasar murah secara masif guna menekan dan menstabilkan harga bahan pokok di pasaran. Langkah ini dinilai sangat krusial sebagai pertolongan pertama dari pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan memperpanjang napas para pedagang," jelasnya.
Bagus Oka juga menginstruksikan Disperindag Kota Pekanbaru untuk segera mengerahkan tim pengawas guna melakukan inspeksi mendadak ke tingkat agen dan distributor besar di Pekanbaru.
Ia menuntut ketegasan pemerintah untuk mengusut tuntas penyebab lonjakan ekstrem pada harga kemasan plastik.
"Pemerintah harus memastikan tidak ada praktik penimbunan atau permainan kartel oleh oknum distributor nakal yang sengaja menahan stok demi meraup keuntungan di atas penderitaan UMKM. Jika ditemukan adanya kecurangan, ia meminta sanksi tegas tanpa kompromi langsung dijatuhkan," tegasnya.
Politisi Gerindra ini mengingatkan bahwa sektor UMKM adalah urat nadi utama perekonomian Pekanbaru.
Apabila tulang punggung ini dibiarkan patah akibat lambatnya respons dari eksekutif, maka imbasnya akan merusak roda perekonomian kota secara keseluruhan.
"Kami minta Pemko Pekanbaru untuk segera membuktikan kehadirannya, menstabilkan harga sekarang juga, dan memberikan perlindungan nyata bagi para pejuang UMKM," tutupnya.