PEKANBARU - Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Rois, mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga fasilitas halte yang telah direvitalisasi oleh pemerintah kota bersama pihak swasta.
Menurutnya, peningkatan kualitas halte harus diimbangi dengan kesadaran bersama untuk merawat dan memelihara fasilitas tersebut agar tetap nyaman dan layak digunakan.
Rois menegaskan bahwa menjaga fasilitas publik bukan semata tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat sebagai pengguna.
“Halte yang sudah ada itu harus kita syukuri dengan cara menjaga dan memelihara keindahannya,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia menilai, kesadaran kolektif perlu terus dibangun melalui sosialisasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Selain itu, Rois menyoroti pentingnya menjaga citra Pekanbaru sebagai kota yang tertib dan ramah bagi investasi. Menurutnya, fasilitas publik yang terawat dapat menjadi daya tarik bagi pihak luar, termasuk perusahaan yang ingin berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial (CSR).
Sebaliknya, tindakan vandalisme dinilai dapat merusak citra kota dan mengurangi minat pihak swasta untuk terlibat dalam pembangunan.
“Kalau fasilitas yang sudah bagus justru dirusak atau dikotori, tentu pihak yang ingin membantu akan berpikir ulang,” jelasnya.
Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar menyalurkan kreativitas di tempat yang tepat, bukan pada fasilitas umum seperti halte atau flyover.
Ia menegaskan bahwa vandalisme tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga masyarakat luas yang memanfaatkan fasilitas tersebut setiap hari.
“Jika ingin berkarya, lakukan di ruang yang memang disediakan. Jangan di fasilitas publik,” tegasnya.
Rois berharap meningkatnya kesadaran masyarakat dapat menjaga keberlanjutan fasilitas halte yang telah dibangun, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh warga Kota Pekanbaru.(*)