PEKANBARU – Anggaran pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru mengalami peningkatan setelah dilakukan pergeseran anggaran oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pekanbaru. Anggaran yang sebelumnya sekitar Rp138 miliar kini meningkat menjadi lebih dari Rp167 miliar.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Nurul Ikhsan, mengatakan peningkatan anggaran tersebut harus diikuti dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan persampahan kepada masyarakat.
Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi terhadap Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, anggaran sektor persampahan telah mengalami dua kali pergeseran hingga mengalami peningkatan cukup signifikan.
“Memang peningkatan anggaran ini berkaitan dengan penambahan kontrak kerja untuk mendukung operasional pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru,” ujar Nurul Ikhsan.
Penambahan anggaran tersebut, kata Nurul, antara lain digunakan untuk mendukung operasional pengangkutan sampah. DLHK Pekanbaru mendapat tambahan armada berupa delapan unit truk fuso, 68 unit dump truck, serta 20 unit kendaraan pikap.
Selain penambahan armada, sejumlah depo persampahan juga telah dilengkapi dengan tiga unit alat berat guna mendukung proses penanganan dan pengelolaan sampah.
Nurul menyebut, hingga 30 Juli 2026, realisasi anggaran khusus untuk sektor persampahan telah mencapai sekitar Rp108 miliar.
“Perlu diketahui juga, hingga 30 Juli kemarin, realisasi anggaran khusus sektor persampahan sudah Rp108 miliar. Tentunya ini menjadi atensi kami, terutama untuk memastikan penggunaan anggaran tetap efektif dan efisien,” katanya.
Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, peningkatan anggaran dan penambahan armada harus memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan persampahan di Kota Pekanbaru.
Komisi IV DPRD Pekanbaru, lanjut Nurul, akan terus melakukan evaluasi terhadap realisasi anggaran maupun kinerja pengelolaan sampah yang dijalankan DLHK Pekanbaru.
Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target dan memberikan hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Hasil akhirnya akan terlihat dari dampak nyata terhadap kebersihan di Kota Pekanbaru. Intinya, jangan sampai ada lagi sampah yang menumpuk,” tegasnya.
Dengan peningkatan anggaran, penambahan armada pengangkut, serta dukungan peralatan di sejumlah depo persampahan, pemerintah diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan sampah dan mewujudkan lingkungan Kota Pekanbaru yang lebih bersih.