www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Perubahan KUA-PPAS Kuansing Disahkan, Pembahasan APBD 2026 Dikebut
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kurangi Beban Jalan Kota, DPRD Pekanbaru Dorong Jalan Lingkar 70 Segera Direalisasikan
Selasa, 22 September 2026 - 17:00:55 WIB
Jalan Lingkar 70 jadi sorotan DPRD Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Jalan Lingkar 70 jadi sorotan DPRD Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Rencana percepatan pembangunan Jalan Lingkar 70 Pekanbaru dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi tekanan lalu lintas di dalam kota, terutama dari kendaraan bertonase besar yang selama ini masih berpotensi melintasi ruas-ruas jalan perkotaan.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi meminta rencana tersebut tidak berhenti pada tahap wacana.

Pemko Pekanbaru didorong segera mematangkan aspek teknis dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan jalur strategis tersebut dapat direalisasikan sesuai target.

Jalan Lingkar 70 direncanakan menghubungkan kawasan Tenayan Raya dengan Jalan Lintas Timur serta terkoneksi menuju akses Tol Pekanbaru-Dumai.

Jika jaringan tersebut terbangun secara utuh, jalur ini berpotensi menjadi alternatif pergerakan kendaraan yang tidak harus melewati kawasan pusat Kota Pekanbaru.

"Pada prinsipnya kami mendukung percepatan pembangunan Jalan Lingkar 70 ini. Kalau aksesnya terbangun, masyarakat akan memiliki jalur alternatif dan kendaraan dari daerah sekitar tidak perlu lagi masuk terlalu jauh ke dalam kota," kata Sabarudi, Selasa (22/9/2026).

Sabarudi melihat pembangunan Jalan Lingkar 70 bukan semata proyek penambahan ruas jalan.

Menurut dia, nilai strategisnya justru terletak pada kemampuan jalur tersebut menghubungkan sejumlah kawasan yang selama ini membutuhkan akses lebih efisien.

Tenayan Raya menjadi salah satu kawasan yang dinilai membutuhkan penguatan konektivitas.

Selain perkembangan permukiman dan aktivitas masyarakat, kawasan tersebut juga menjadi lokasi Perkantoran Pemko Pekanbaru.

Kondisi itu membuat akses menuju Tenayan Raya perlu diimbangi dengan jaringan jalan yang mampu menampung pertumbuhan mobilitas dalam jangka panjang.

"Konektivitas antara Tenayan Raya, Jalan Lintas Timur dan akses tol menjadi penting agar pergerakan masyarakat maupun distribusi barang dapat berlangsung lebih efisien," tuturnya.

"Ini bukan hanya soal membangun jalan baru, tetapi bagaimana membuka konektivitas antarwilayah," sambungnya.

Ia menambahkan, keberadaan akses menuju tol juga dapat memberikan pilihan rute bagi kendaraan yang melakukan perjalanan antarkawasan sehingga tidak seluruh arus lalu lintas bertumpu pada jaringan jalan di dalam kota.

Salah satu persoalan yang ikut disoroti adalah pergerakan kendaraan bertonase besar.

Kendaraan jenis ini tidak hanya membutuhkan ruang jalan lebih besar, tetapi juga dapat menambah beban lalu lintas pada ruas perkotaan yang digunakan masyarakat sehari-hari.

Menurut Sabarudi, Jalan Lingkar 70 dapat dipersiapkan sebagai jalur alternatif sehingga kendaraan berat dari kawasan sekitar tidak harus masuk jauh ke pusat Kota Pekanbaru.

"Kalau jalan lingkar ini benar-benar terhubung dengan jaringan jalan yang ada, tentu sangat membantu," sebutnya.

"Kendaraan bertonase besar bisa diarahkan melalui jalur alternatif sehingga tidak semuanya masuk ke pusat kota," tambahnya.

Namun, manfaat tersebut sangat bergantung pada konektivitas antarjaringan jalan.

Jalur lingkar yang berdiri sendiri tanpa koneksi memadai ke Jalan Lintas Timur maupun akses tol dinilai tidak akan memberikan dampak maksimal terhadap pola pergerakan kendaraan.

Karena itu, Sabarudi meminta aspek konektivitas menjadi perhatian sejak tahap perencanaan, bukan baru dibahas setelah pembangunan dimulai.

Sabarudi juga menekankan pentingnya koordinasi Pemko Pekanbaru dengan pemerintah pusat.

Keterlibatan Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk Direktorat Jenderal Bina Marga, diperlukan untuk membahas aspek teknis, pembiayaan hingga integrasi Jalan Lingkar 70 dengan jaringan jalan nasional dan akses tol.

Langkah tersebut menjadi penting jika pembangunan ditargetkan mulai berjalan pada tahun mendatang.

Menurut Sabarudi, berbagai persyaratan teknis dan skema pembangunan harus sudah dipersiapkan sejak sekarang.

"Kita berharap koordinasi dengan pemerintah pusat terus diperkuat. Kalau memang ditargetkan mulai dibangun tahun depan, persiapan dari sekarang harus benar-benar dimatangkan," tukasnya.

Penulis: Mimi Purwanti
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
DPRD Kuansing optimistis APBD Perubahan 2026 rampung akhir September.(foto: ultra/halloriau.com)Perubahan KUA-PPAS Kuansing Disahkan, Pembahasan APBD 2026 Dikebut
Canva.Cara Mudah Membuat Logo Usaha dengan Bantuan AI
Ist.BRK Syariah Raih Penghargaan Ketepatan Proyeksi Terbaik dari BI
Ratusan hotspot terdeteksi di Sumatera sore ini.(ilustrasi/AI/halloriau.com)672 Hotspot Kepung Sumatera Sore ini, Riau 1 Titik
Kunjungan jurnalis mitra BI Riau di salah satu ruangan Museum BI Jakarta.(foto: barkah/halloriau.com)Museum BI Tak Lagi Sekadar Cerita Uang, Kini Jadi Ruang Gagasan dan Literasi Ekonomi
  Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)16 Sekolah Pekanbaru Dapat Kucuran Rp17 Miliar, DPRD: Harus Diawasi Ketat
Sekdakab Inhu, Zulfahmi Adrian.(foto: istimewa)Sekolah di Wilayah 3T Jadi Sorotan, Pemkab Inhu Kejar Pemerataan Pendidikan
Bisnis Indonesia Goes to Campus (BGTC) 2026 bertajuk "Future Ready Generation" yang digelar di Umri (foto/riki)Hadapi Era Digital dan AI, Mahasiswa Umri Didorong Berani Berwirausaha
Ist.Perkuat Kepastian Hukum, BRK Syariah Bagansiapiapi Gandeng Kejari Rokan Hilir
Perlindungan PPPK paruh waktu, Pemprov Riau gandeng BPJS Ketenagakerjaan dan BAZNAS (foto/int)Pemprov Riau Pastikan PPPK Paruh Waktu dan Non-ASN Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved