PEKANBARU - Tepat pada Jumat (20/2/2026), genap satu tahun kepemimpinan pasangan Abdul Wahid dan SF Hariyanto yang terpilih dalam Pilkada serentak Provinsi Riau 2024.
Saat ini, Abdul Wahid berstatus nonaktif setelah terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada November 2025. Pemerintahan daerah kemudian dijalankan oleh SF Hariyanto sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Riau.
Memasuki satu tahun masa pemerintahan tersebut, sejumlah tanggapan muncul dari kalangan legislatif. Ketua Fraksi PKS DPRD Riau, Ayat Cahyadi, menyampaikan apresiasi sekaligus sejumlah catatan terhadap jalannya pemerintahan provinsi.
Menurut Ayat, di tengah kondisi keuangan daerah yang masih mengalami defisit, pemerintah provinsi tetap menunjukkan komitmen dalam melanjutkan pembangunan. Ia menilai keterbatasan fiskal tidak seharusnya menghambat inovasi dan kinerja pelayanan publik.
Ia juga mengapresiasi fokus pemerintah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah agar pelaksanaan program pembangunan tidak bergantung sepenuhnya pada dana dari pemerintah pusat.
Selain peningkatan PAD, kemudahan investasi menjadi perhatian lain yang mendapat sorotan positif. Masuknya investor baru dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Namun demikian, Ayat mendorong pemerintah agar sektor yang ditawarkan kepada investor tidak terbatas pada perkebunan dan infrastruktur. Potensi pariwisata daerah dinilai masih sangat besar untuk dikembangkan.
Ia mencontohkan sejumlah destinasi yang dapat dipromosikan, di antaranya Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim serta kawasan Waterfront City Pekanbaru. Pengembangan sektor pariwisata diyakini mampu menjadi sumber PAD baru sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ayat juga menekankan pentingnya dukungan Aparatur Sipil Negara terhadap kepemimpinan pelaksana tugas kepala daerah. Ia berharap ASN menjalankan tugas dengan prinsip kerja ikhlas, kerja cerdas, dan kerja tuntas untuk menghasilkan kinerja profesional dan berintegritas.