PEKANBARU – Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri menyambut positif penunjukan dua direksi baru di Riau Petroleum. Dua posisi yang kini resmi terisi yakni Direktur Operasional yang dijabat Fazar Muhardi serta Direktur Keuangan yang dijabat Ganesya Varandra.
Menurut Edi Basri, langkah cepat yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau dalam melakukan penyegaran di lingkungan badan usaha milik daerah merupakan bagian dari upaya memperbaiki kinerja perusahaan daerah agar lebih optimal dalam mendukung pendapatan asli daerah (PAD).
Ia mengatakan, sejak awal Plt Gubernur Riau telah menyampaikan komitmennya untuk melakukan pembenahan di berbagai sektor, termasuk pada BUMD yang selama ini dinilai memerlukan penguatan dari sisi manajemen dan pencapaian target kerja.
“Plt sudah menyampaikan bahwa akan melakukan penyegaran terhadap semua aspek, termasuk BUMD kita yang berkaitan dengan optimalisasi pendapatan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, penyegaran di tubuh BUMD harus dipandang sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan performa perusahaan milik daerah agar mampu memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan di Provinsi Riau.
Edi Basri berharap kebijakan baru tersebut mampu membawa perubahan yang lebih baik ke depan. Ia juga meminta pejabat baru yang telah ditunjuk dapat bekerja maksimal dan menunjukkan kinerja nyata dalam mengelola perusahaan daerah.
“Tentu harapan kita kebijakan baru ini membawa perubahan yang lebih baik ke depannya. Para pejabat baru juga kita tuntut bisa bekerja maksimal,” katanya.
Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra itu juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam melakukan pengisian jabatan strategis di lingkungan BUMD. Menurutnya, percepatan penataan manajemen menjadi hal penting agar roda perusahaan daerah dapat berjalan lebih efektif.
Ia menegaskan, Komisi III DPRD Riau tetap akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja direksi baru tersebut. Bahkan dalam waktu dekat pihaknya berencana memanggil jajaran direksi untuk mendengarkan langsung program dan langkah strategis yang akan dijalankan.
“Setelah mereka bekerja nanti akan kita undang juga supaya kita mendengar apa langkah-langkah strategis mereka dalam mengelola BUMD sehingga nantinya bisa maksimal memberikan kontribusi bagi daerah,” jelasnya.
Terkait sosok dua direksi baru tersebut, Edi Basri mengaku belum mendalami secara jauh latar belakang keduanya.
Namun, pihaknya akan terlebih dahulu melihat kinerja serta paparan program kerja sebelum memberikan penilaian lebih lanjut terhadap kepemimpinan baru di tubuh Riau Petroleum.