www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Harga Kelapa di Inhil Anjlok ke Rp1.800 per Kg, DPRD Riau Desak Pemprov Segera Bertindak
Selasa, 28 Juli 2026 - 10:29:27 WIB
Ilustrasi petani kelapa di Inhil menjerit karena harga terjun bebas (foto/int)
Ilustrasi petani kelapa di Inhil menjerit karena harga terjun bebas (foto/int)

PEKANBARU – Anjloknya harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga menyentuh Rp1.800 per kilogram mendapat sorotan dari Anggota DPRD Provinsi Riau, Andi Darma Taufik. Ia mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama perusahaan pembeli kelapa segera menetapkan standar harga yang objektif untuk melindungi petani.

Menurut Andi, penurunan harga komoditas unggulan tersebut telah berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat Inhil. Pasalnya, sebagian besar warga di daerah pesisir Riau itu menggantungkan mata pencaharian dari sektor perkebunan kelapa.

Politisi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Inhil itu mengaku menerima banyak keluhan dari petani yang mengaku kesulitan akibat merosotnya harga jual kelapa.

"Penurunan harga kelapa di Inhil ini sangat luar biasa. Dari yang biasanya Rp7.000, kini hanya dihargai Rp1.800 per kilogram," ujar Andi Darma Taufik saat memberikan keterangan kepada media di Pekanbaru, Senin (27/7/2026).

Ia menilai kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menurunkan daya beli masyarakat dan mengganggu stabilitas ekonomi daerah.

Karena itu, Andi meminta Pemprov Riau segera mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan harga kelapa. Selain pemerintah, ia juga mendorong perusahaan pembeli kelapa agar membuka ruang dialog dan bekerja sama dalam menetapkan harga yang lebih adil bagi petani.

"Biaya produksi kelapa ini cukup tinggi juga. Makanya kita minta Pemprov Riau bersama-sama perusahaan yang membeli kelapa agar saling bersinergi, sehingga masyarakat tidak merasa khawatir," jelasnya dilansir dari MCRiau.

Andi menambahkan, selama ini petani kelapa berada pada posisi yang lemah karena tidak memiliki acuan harga resmi sebagai dasar dalam melakukan negosiasi. Akibatnya, mereka hanya bisa menerima perubahan harga yang ditetapkan perusahaan, bahkan penurunannya dapat terjadi secara berkala dari hari ke hari.

Menurutnya, penetapan standar harga yang objektif akan memberikan kepastian bagi petani sekaligus menciptakan keseimbangan antara biaya produksi yang dikeluarkan dengan harga jual hasil panen. Dengan demikian, keberlangsungan usaha perkebunan kelapa yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Inhil dapat tetap terjaga.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pansel umumkan 28 calon pimpinan BRKS yang lolos.(ilustrasi/int)28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Pemutihan pajak di Riau selama bulan Agustus 2026.(ilustrasi/int)Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai 1 Agustus 2026, Tunggakan 5 Tahun Bisa Bayar 2 Tahun
Malaria hantui warga Sinaboi, Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Malaria Masih Hantui Sinaboi, Warga Rohil Minta Pemerintah Lebih Serius
Syafrudin Iput serap aspirasi warga Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Pokir Rp11 Miliar Jadi Harapan, Syafrudin Iput Bawa Aspirasi Warga Bangko ke APBD 2027
Ilustrasi.Pajak Alat Berat Jadi Penyumbang PAD Terendah di Riau, Baru Capai 23,6 Persen
  Koalisi Keberlanjutan Media resmi berdiri.(foto: istimewa)20 Organisasi dan Institusi Bersatu, Koalisi Baru Ini Bidik Masa Depan Jurnalisme Indonesia
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)Gaji ke-13 ASN Rohil-Inhu Beres, Pemprov Riau Masih Kawal Hak Pegawai di Daerah
Jajaran top manajemen PT TAM usai Toyota GAZOO Racing Press Conference di booth Toyota.(foto: istimewa)Toyota GR Makin Diminati, Varian Sporty Sumbang Lebih dari 60% Penjualan
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)51 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 10 Titik Panas Sore ini
Perjuangan RS Bhayangkara Polda Riau dampingi dua anak osteogenesis imperfecta (foto/ist)3,5 Tahun Dampingi Dua Anak 'Tulang Kaca', RS Bhayangkara Polda Riau Beri Penanganan Komprehensif Tanpa Biaya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved