DUMAI – Wakil Walikota Dumai, Sugiyarto, secara resmi membuka Konferensi Kota (Konferkot) ke-10 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai Tahun 2026 yang berlangsung di Lantai II Hotel Grand Zuri Dumai, Sabtu (31/10/2026).
Dalam konferensi tersebut, Bambang Prayetno, S.H., kembali mendapat kepercayaan memimpin PWI Dumai setelah terpilih secara aklamasi untuk periode 2026–2029.
Pembukaan konferensi ditandai dengan harapan agar PWI terus mengambil peran strategis sebagai organisasi profesi wartawan yang tidak hanya menjaga kualitas dan independensi pers, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang profesional, berimbang, dan bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PWI Provinsi Riau Raja Isyam Azwar, Sekretaris PWI Riau N. Doni Dwi Putra, Wakil Sekretaris Jinto Lumban Gaol, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan (OKK) Bambang Irawan Syahputra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Dumai, serta anggota PWI Dumai.
Konferkot tahun ini mengangkat tema "Konsolidasi Organisasi, Penguatan Profesionalisme, dan Peneguhan Etika Pers di Era Digital untuk Mendukung Pembangunan Menuju Dumai Kota Idaman". Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kompetensi wartawan dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik yang semakin dinamis di era digital.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Dumai Sugiyarto menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Dumai memandang PWI sebagai salah satu mitra strategis dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik.
Ia berharap PWI dapat terus menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional serta memberikan masukan dan kritik konstruktif kepada pemerintah demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
"Pers bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi, kontrol sosial, serta masukan kepada pemerintah. Karena itu, kami berharap PWI dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan Kota Dumai," demikian harapan Sugiyarto.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Riau Raja Isyam Azwar mengapresiasi pelaksanaan Konferkot PWI Dumai. Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi sarana memperkuat persatuan dan soliditas anggota serta menjaga kehormatan organisasi.
Raja Isyam menitipkan tiga pesan penting kepada kepengurusan PWI Dumai ke depan, yakni menjaga marwah organisasi, menjadikan jabatan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan, serta membangun organisasi wartawan yang profesional dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam agenda pemilihan ketua, Bambang Prayetno kembali dipercaya memimpin PWI Kota Dumai untuk periode 2026–2029. Ia terpilih secara aklamasi setelah mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari peserta konferensi.
Terpilihnya Bambang untuk kedua kalinya menjadi bentuk kepercayaan anggota terhadap kepemimpinannya selama periode sebelumnya. Hasil konferensi tersebut sekaligus menjadi mandat untuk melanjutkan program organisasi, melakukan evaluasi, serta meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan di Kota Dumai.
Konferkot diikuti anggota PWI Dumai yang berjumlah 75 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 orang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Bambang Prayetno menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh anggota yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya.
"Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan seluruh anggota. Ini merupakan amanah kedua yang diberikan kepada saya. Tentu kepercayaan ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab," ungkap Bambang.
Ia menegaskan, kepengurusan periode 2026–2029 akan melanjutkan berbagai program positif yang telah berjalan, sekaligus melakukan pembenahan terhadap hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.
Menurutnya, konsolidasi internal, peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan, serta penguatan pemahaman terhadap Kode Etik Jurnalistik akan menjadi perhatian utama dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
Bambang juga berharap PWI Dumai tetap menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota, tanpa membedakan latar belakang maupun media tempat bekerja. Soliditas, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan dinilainya sebagai modal penting untuk membawa organisasi semakin maju.
Dengan kembali terpilihnya Bambang Prayetno, PWI Dumai diharapkan mampu melanjutkan kesinambungan kepemimpinan, memperkuat kapasitas sumber daya wartawan, serta meningkatkan kontribusi pers dalam mengawal pembangunan dan menyuarakan kepentingan masyarakat.
Konferkot bukan sekadar momentum pergantian atau penetapan kepemimpinan, melainkan juga menjadi ruang evaluasi dan peneguhan komitmen bersama untuk menjadikan PWI sebagai organisasi profesi yang solid, bermartabat, dan semakin profesional. (rls)