www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Teror Monyet Liar di Tembilahan, 10 Warga Jadi Korban dalam Enam Hari
 
Laba BNI Rp16,3 Triliun pada Kuartal III/2024, Ini Faktor Pendorongnya
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 06:23:45 WIB
ilustrasi layanan disalah satu Bank BNI.
ilustrasi layanan disalah satu Bank BNI.

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (BBNI) mencatat laba bersih per kuartal III/2024 mencapai Rp16,3 triliun didorong oleh pulihnya pendapatan operasional dan kualitas aset yang terjaga dengan baik.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan berbeda dengan tahun–tahun sebelumnya, pada tahun ini pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) BNI utamanya berasal dari pertumbuhan tabungan ritel, sejalan dengan program transformasi struktur pendanaan.

Hal ini berdampak pada perbaikan cost of fund (CoF) BNI yang tercermin pada rasio net interest margin (NIM) kuartal III/2024. Pertumbuhan ini didukung oleh program terstruktur perusahaan, termasuk digitalisasi aplikasi mobile terbaru, wondr by BNI serta transformasi jaringan cabang yang berfokus pada sales culture.

BNI juga melihat peluang pertumbuhan bisnis yang signifikan dan berkelanjutan sejalan dengan visi pemerintah terkait peningkatan PDB, pengentasan kemiskinan serta berbagai program sektoral meliputi infrastruktur, ketahanan energi dan pangan, pemberdayaan UKM, hilirisasi industri termasuk pertanian dan perikanan, serta program perumahan.

“Optimisme terhadap kebijakan prioritas ekonomi pemerintahan baru, yang diiringi dengan proses transisi yang berjalan lancar, diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan kredit di sektor perbankan di masa mendatang,” katanya dalam Konferensi Pers Kuartal III/2024, Jumat (25/10/2024).

Selanjutnya, BNI mencatatkan recovery kinerja terutama pada kuartal III/2024. Pendapatan operasional sebelum pencadangan atau PPOP pada kuartal III/2024 ini mencapai Rp8,8 triliun atau telah hampir menyentuh posisi tertingginya pada kuartal III tahun lalu sebesar Rp8,9 triliun.

Pencapaian PPOP yang solid ini berasal dari kenaikan margin bunga bersih (NIM) maupun pendapatan nonbunga. NIM perseroan naik 40 bps secara kuartalan menjadi 4,4% ditopang oleh perbaikan yield kredit maupun penurunan biaya dana.

Sementara, pertumbuhan fee income didorong oleh pendapatan loan recovery, trade finance, dan transaksi pembayaran melalui aplikasi wondr by BNI yang terus meningkat.

Penyaluran kredit naik 9,5% YoY menjadi Rp735 triliun ditopang oleh segmen berisiko rendah. Kredit korporasi blue chip, baik dari sektor swasta maupun BUMN serta institusi pemerintah, kredit konsumer, dan kontribusi dari perusahaan anak menjadi sumber pertumbuhan terbesar.

”Fokus transformasi kami tahun ini telah memperbaiki struktur dana pihak ketiga dan kami berharap diversifikasi sumber dana ini akan lebih baik lagi ke depan,” ujar Royke, seperti yang dilansir dari bisnis.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi monyet ekor panjang diduga serang 10 warga Tembilahan (foto/int)Teror Monyet Liar di Tembilahan, 10 Warga Jadi Korban dalam Enam Hari
Bupati Pelalawan, Zukri desak BPH Migas dan Pertamina segera buka penyaluran BBM untuk Kuala Kampar (foto/Andy)Bupati Zukri Desak BPH Migas dan Pertamina Segera Buka Penyaluran BBM untuk Kuala Kampar
Buana Indomobil Trada (BIT) akan melakukan pencabutan undian program Test Drive Berhadiah di Atrium Siak, Mal Ska Pekanbaru,  Sabtu (1/8/2026).Suzuki Riau Cabut Undian Test Drive Berhadiah di Mal Ska Hari Ini
  LPIP menggelar Diskusi LPIP Seri ke-38 dengan mengangkat tema Masa Depan Pendidikan Islam: Inovasi, Moderasi, dan Penguatan Karakter di Gedung IRGT Hall, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (1/8/2026).Diskusi LPIP ke-38 Kupas Masa Depan Pendidikan Islam, Hadirkan Akademisi, DPR RI hingga Praktisi
Ilustrasi KPK buka alasan belum panggil Menhut Raja Juli Antoni (foto/int)KPK Tegaskan Pemanggilan Raja Juli Bukan Soal Berani, Tapi Kebutuhan Penyidikan
Ilustrasi 27 hotspot menyala di Riau (foto/int)BMKG Catat 27 Hotspot Membara di Riau, Dumai Jadi Penyumbang Terbanyak
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved