www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Penyelundupan Puluhan Ton Bawang dan Cabai Ilegal dari Kepri Digagalkan di Tembilahan
 
QRIS Kian Digandrungi, UMKM Pekanbaru Raup Omzet Lebih Besar
Senin, 31 Maret 2025 - 14:13:07 WIB
Gerai Sangsa di Pekanbaru raup omzet lebih besar semenjak menyediakan QRIS (foto/riki)
Gerai Sangsa di Pekanbaru raup omzet lebih besar semenjak menyediakan QRIS (foto/riki)

PEKANBARU - Saat ini, fasilitas pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah menjadi primadona masyarakat di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru. Cukup membawa ponsel, pembayaran non-tunai mudah dilakukan diberbagai merchant.

Seperti yang disampaikan Yuli Meliani, pemilik Gerai Sangsa yang beralamat di Jalan Datuk Setia Maharaja, Kecamatan Bukit Raya. Gerai Sangsa menjadi tempat ratusan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sejak QRIS diluncurkan Bank Indonesia (BI) pada tahun 2019, banyak pelaku usaha di Pekanbaru menjadi merchant untuk mengadopsi pembayaran non-tunai. Di Gerai Sangsa sendiri sejak lama memanfaatkan pembayaran digital menggunakan QRIS berbagai bank, termasuk dari BRI.

Bahkan Yuli ikut bersama BI mensosialisasi penggunaan QRIS. Mulai dari pasar-pasar hingga ke pedagang kecil dan daerah pinggiran.

"Dulu saya ikut mensosialisasi QRIS. Enggak seperti sekarang, dulu banyak UMKM menolak. Alasannya takut enggak masuk pembayarannya, sampai ada yang ragu dengan jaringan internet," sebut Yuli yang akrab disapa Teh Yuli, Selasa (25/3/2025).

Namun ia tak menyerah, tetap membantu sosialisasi QRIS, terutamanya ke UMKM yang tergabung dalam Gerai Sangsa. Perlahan namun pasti, pedagang kecil yang memakai metode pembayaran QRIS bertambah.

"Terkadang pedagang mereka ragu, transaksinya gagal atau tidak masuk ke rekening pengusaha (settlement). Tapi ada juga yang sudah dibuatkan QRIS, tapi disimpan di bawah meja. Ternyata sekarang kan terbukti, pembayaran digital sudah jadi kebiasaan masyarakat khususnya generasi muda. Banyak dari mereka yang tidak membawa uang cash, hanya modal ponsel ke mana-mana," sebutnya.

Bahkan dirinya pernah mengalami saat ingin membeli produk di mal, ternyata tidak tersedia QRIS. Yuli pun memilih tak jadi beli, karena memang dirinya tak membawa uang cash banyak, lagi pula jika harus ke ATM untuk tarik tunai malah ribet.

"Kan sayang ada orang mau beli, karena tak ada QRIS, tak jadi beli. Padahal harus diakui untuk sekarang, adany QRIS bisa menambahkan omzet UMKM," sebutnya. Ia mengakui omzet Gerai Sangsa bertambah sejak menyediakan pembayaran digital seperti QRIS BRI.

Dirinya berharap untuk UMKM terutama di lokasi-lokasi wisata di daerah harus terbiasa dengan pembayaran digital. Sebab era sekarang semua sudah serba digital.

Seperti diketahui penggunaan QRIS tak lagi menjadi alat transaksi pembayaran dalam negeri dan antarnegara (cross border) saja. Ada juga fitur yang memungkinkan pengguna melakukan tarik tunai, transfer, dan setor tunai tanpa perlu pergi ke ATM.

Sebelumnya Direktur Digital & Teknologi Informasi BRI, Arga M. Nugraha mengatakan, tren penggunaaan pembayaran digital sangat digemari saat ini. Sehingga pihaknya turut andil dalam membantu pemerintah untuk mewujudkan ekosistem cashless society di masyarakat.

"Kami dorong masyarakat baik karyawan, ibu rumah tangga, hingga UMKM memanfaatkan layanan digital seperti BRImo, EDC, QRIS dari BRI,” ujarnya saat ditemui di Menara BRI Pekanbaru belum lama ini.

Untuk meningkatkan minat masyarakat, BRI juga menyediakan berbagai fitur. Bukan hanya sekedar transaksi pembayaran saja, tetapi juga bisa berinvestasi lewat BRImo.

"Kami punya super apps BRImo, usernya sudah mencapai 32 juta pengguna, dan sangat aktif. Jadi kami melihat peluang digitalisasi ke masyarakat sangat besar. Kita akan terus pasarkan BRImo, khususnya di Pekanbaru, Riau. BRImo banyak manfaat selain transaksi, juga bisa berinvestasi," sambungnya.

Senada dengan itu, Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Pekanbaru, Reza Syahrizal Setiaputra, mengatakan saat ini sudah era cashless. Orang-orang terbiasa bertransaksi menggunakan ponsel saja, ketimbang harus membawa uang cash.

"Sekarang era cashless, cukup dengan membawa gadget, kita sudah bisa transaksi. Tentunya BRI mendukung program pemerinta untuk memilimalisir penggunaan uang cash. Maka itu BRI berinovasi dengan QRIS Tap, jadi cukup menempelkan ponsel ke perangkat penerima pembayaran, seperti mesin EDC (Electronic Data Capture). Dalam hitungan detik transaksi bisa dilakukan, tanpa perlu membuka kamera dan scan QR secara manual," ujarnya pada Selasa (26/3/2025).

Berbeda dengan metode pembayaran QRIS standar yang mengharuskan pengguna memindai kode QR, QRIS TAP memanfaatkan teknologi NFC (Near Field Communication), sehingga transaksi dapat dilakukan lebih cepat dan praktis. Inovasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih seamless dan nyaman.

Penulis: Riki



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Deninteldam XIX/TT bongkar muatan gelap di Tembilahan (foto/int)Penyelundupan Puluhan Ton Bawang dan Cabai Ilegal dari Kepri Digagalkan di Tembilahan
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Nurul Ikhsan (foto/Mimi)DPRD Pekanbaru Ingatkan Satpol PP, Jangan Jadi Backing PKL Nakal
Ilustrasi Pemko Pekanbaru gelontorkan Rp100 miliar untuk perbaikan jalan rusak di 2026 (foto/int)Pemko Pekanbaru Gelontorkan Rp100 M, Perbaikan 21 Ruas Jalan Dimulai Bertahap
  Sebaran hotspot di Riau kian mengkhawatirkan (foto/int)Riau Dikepung 206 Hotspot, Bengkalis Masih Jadi Wilayah Terparah
Satgas Karhutla Lakukan Pemadaman Api di Rupat Utara, Dumai Kota, dan PelalawanRatusan Hektare Lahan Terbakar, Pemadaman Karhutla Dikebut di 3 Wilayah Prioritas
Sambutan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dibacakan oleh Helwin Yunus yang bertindak sebagai pembina upacara. Pemprov Riau Apresiasi Kinerja BRK Syariah di Usia ke-60, Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan Tata Kelola
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved