PEKANBARU – Semangat kolaborasi dan kebersamaan menjadi benang merah dalam gelaran JLC Member Gathering 2025 sukses digelar di Pekanbaru, Kamis (10/7/2025). Setelah sukses menyambangi Cikarang, Magelang, dan Surabaya, kini giliran Kota Bertuah menjadi tuan rumah ajang yang digagas oleh JNE ini.
Bertempat di Sushi Tei Pekanbaru, Jalan Soekarno-Hatta, acara ini mengusung tema Stronger Business Together, mengajak para pelaku usaha untuk tumbuh bersama dalam semangat sinergi.
JLC Member Gathering bukan sekadar ajang temu pelanggan. Lebih dari itu, ia menjadi wadah berbagi pengalaman, memperluas jejaring, hingga menumbuhkan inspirasi baru bagi para pelaku bisnis yang tergabung dalam JNE Loyalty Card (JLC).
"Acara ini kami selenggarakan untuk membangun hubungan yang lebih kuat dengan para member. Kami ingin menjadi mitra yang hadir dalam setiap perjalanan bisnis mereka," ujar Nadya Putri, Loyalty Card Section Head JNE, dalam sambutannya.
Sejumlah tokoh penting JNE turut hadir dalam acara ini, antara lain Zulheri Adha, Human Capital Section Head JNE Pekanbaru; Fanny Elvandari, Customer Loyalty Department Head JNE; serta Nadya Putri sendiri. Mereka berbaur dengan para peserta yang datang dari berbagai latar belakang usaha, menciptakan suasana akrab dan penuh semangat.
Namun yang menjadi magnet utama sore itu adalah kisah inspiratif dari Irma Syahadaty, pendiri Canniz Shop, yang membagikan perjalanan bisnisnya dari nol hingga sukses menjadi pemasok tas branded dengan lebih dari 200 reseller di seluruh Indonesia.
"Awalnya saya hanya jualan kecil-kecilan. Pernah jual mainan, bakmi Jawa, bahkan pakaian di CFD. Tapi semua itu tidak bertahan lama. Baru saat jadi reseller tas, saya merasa klik,” kisah Irma yang telah menjadi pelanggan setia JNE sejak 2019.
Berbekal tekad kuat dan modal seadanya, Irma memulai bisnis dari rumah. Foto produk ia ambil secara manual, dipasarkan lewat Instagram @cannizstory, dan pengiriman pun dilakukan sendiri bersama sang suami. Seiring waktu, pesanan pun melonjak. Kini ia memiliki 8 karyawan, mendirikan toko offline di Jl. Labersa, dan bahkan merambah bisnis kebugaran dengan mendirikan Sigma Gym.
"Saya bersyukur karena sejak awal JNE selalu menjadi andalan saya dalam pengiriman. Kepercayaan itu tumbuh karena layanan yang konsisten,” ujar Irma, yang mendapat tepuk tangan panjang dari peserta.
Acara semakin meriah dengan berbagai sesi seperti product update, sharing success story, hingga door prize dan makan malam bersama. Di balik nuansa santai yang terasa, acara ini sesungguhnya dirancang untuk memperkuat hubungan antara JNE dan pelanggannya – hubungan yang tak hanya sebatas transaksi bisnis, tapi saling mendukung untuk tumbuh.
“Dengan tagline Connecting Happiness, kami ingin menjadikan gathering ini sebagai ajang berbagi kebahagiaan sekaligus mendorong semangat tumbuh bersama. Ini bukan hanya tentang bisnis, tapi juga tentang membangun ekosistem positif,” ujar Eri Palgunadi, SVP Marketing Group Head JNE.
Sebagai informasi, sejak diluncurkan pada 2009, JLC kini telah memiliki lebih dari 800 ribu member. Beragam program loyalitas telah diluncurkan, mulai dari penukaran poin dengan hadiah menarik hingga kerja sama dengan berbagai merchant. JLC juga memungkinkan anggotanya menukar poin dengan program partner loyalty dan menggunakannya sebagai alat pembayaran.
Zulheri Adha menutup kegiatan dengan ucapan terima kasih dan harapan bahwa silaturahmi ini bisa berlanjut dalam bentuk kolaborasi nyata. “Pekanbaru adalah rumah bagi banyak pelaku usaha kreatif. Kami ingin selalu menjadi bagian dari perjalanan sukses mereka,” katanya.
Dengan semangat kebersamaan dan jejaring yang semakin kuat, JLC Member Gathering 2025 di Pekanbaru menjadi bukti nyata bahwa bisnis bukan sekadar tentang produk, melainkan juga tentang hubungan dan kolaborasi yang berkelanjutan. (rilis)