PEKANBARU – Quickpro Community Pekanbaru menggelar kegiatan edukasi trading perdana yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama di Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Tjokro Hotel Pekanbaru tersebut diikuti sekitar 50 peserta serta sejumlah perwakilan komunitas trading dari berbagai daerah di Provinsi Riau.
Acara ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dunia trading sekaligus memperkenalkan konsep trading yang lebih mudah diakses, termasuk pengalaman melakukan transaksi Trading Gold dengan modal yang relatif terjangkau.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari broker resmi yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Bank Indonesia (BI).
CEO Quickpro Community Pekanbaru, Riky Setiawan, mengatakan kegiatan ini digelar untuk memperkenalkan peluang trading kepada generasi muda yang ingin terjun ke pasar global, khususnya pada instrumen Trading Gold, Forex, dan Indeks.
“Trading tidak harus menggunakan modal puluhan hingga ratusan juta. Dengan modal yang lebih kecil, masyarakat sudah dapat berpartisipasi di pasar global secara resmi,” ujar Riky.

Menurutnya, saat ini banyak kalangan pelajar dan mahasiswa yang mulai tertarik mempelajari trading. Namun keterbatasan modal sering menjadi kendala bagi mereka untuk memulai.
“Kami menghadirkan Quickpro Community Pekanbaru sebagai wadah bagi mereka. Dengan modal sekitar Rp200 ribu, peserta sudah dapat mencoba fasilitas trading di pasar global,” jelasnya.
Sementara itu, Edukator Quickpro Community Pekanbaru, Idlofi Ahmad, menambahkan bahwa kegiatan edukasi seperti ini akan terus dilakukan secara berkala, baik dalam skala kecil maupun besar.
Menurutnya, tujuan utama kegiatan tersebut bukan sekadar promosi, melainkan memberikan pemahaman kepada para trader mengenai peluang sekaligus risiko dalam aktivitas trading.
“Yang kami tekankan adalah edukasi agar para trader memahami risiko dan peluang transaksi, bukan hanya sekadar ikut-ikutan,” ujarnya.
Dengan tingginya antusiasme peserta, Quickpro Community Pekanbaru yang didukung oleh PT Quickpro Berjangka Indonesia optimistis kegiatan edukasi ini dapat membantu menciptakan lingkungan investasi yang lebih sehat dan aman.
Ahmad juga menilai peluang trading emas saat ini cukup besar di tengah dinamika ekonomi global, seperti konflik geopolitik maupun ketidakpastian perdagangan internasional.
Ia menyebut harga emas saat ini berada di kisaran US$5.150 per troy ounce dan berpotensi meningkat hingga US$5.500 hingga US$6.000 per troy ounce dalam waktu mendatang.
“Kami mengajak masyarakat untuk melihat peluang ini secara bijak dan memanfaatkannya dengan pemahaman yang baik sepanjang tahun 2026,” tutupnya.(*)