www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Pemerintah RI Sunat Subsidi Motor Listrik 2026 Jadi Rp3 Juta Per Unit
 
UMKM Tenun Riau Bertemu Fesyen Futuristik di KKI 2026
Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:24:26 WIB
Kepala KPw BI Riau, Panji Achmad beri dukungan dua UMKM Riau unjuk daya saing di KKI 2026.(foto: barkah/halloriau.com)
Kepala KPw BI Riau, Panji Achmad beri dukungan dua UMKM Riau unjuk daya saing di KKI 2026.(foto: barkah/halloriau.com)

PEKANBARU - Kekayaan wastra Riau mendapat panggung di tingkat nasional melalui keikutsertaan Rumah Tenun Kampung Bandar dan Sakinah by Thiffa Qaisty dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta.

Dua pelaku UMKM tersebut tidak sekadar membawa produk lokal ke pameran. Mereka memperlihatkan bagaimana warisan budaya Riau dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus memiliki peluang menembus pasar yang lebih luas.

KKI 2026 digelar Bank Indonesia pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC).

Mengangkat tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh dan Berdaya Saing”, kegiatan ini menjadi ruang bagi UMKM untuk memperluas akses pembiayaan, memperkuat digitalisasi, membangun jejaring bisnis, hingga membuka peluang pasar baru.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Panji Achmad menilai kehadiran UMKM Riau di KKI menjadi bagian penting dalam memperkenalkan potensi daerah kepada pasar yang lebih luas.

“Partisipasi UMKM Riau dalam KKI 2026 merupakan bagian dari upaya untuk membawa potensi lokal ke tingkat yang lebih luas," ucap Panji, Jumat (21/8/2026).

"Kami ingin produk UMKM Riau tidak hanya dikenal karena keunikan budayanya, tetapi juga mampu memiliki nilai tambah, kualitas, dan daya saing,” jelasnya.

Salah satu yang membawa identitas budaya Riau secara kuat adalah Rumah Tenun Kampung Bandar, brand yang dikembangkan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pucuk Rebung.

Kelompok ini mempertahankan tradisi tenun Melayu sekaligus mengembangkan produknya agar dapat mengikuti kebutuhan pasar.

Beragam kain tenun untuk bahan pakaian hingga songket menjadi bagian dari produk yang diperkenalkan dalam KKI 2026.

Menariknya, salah satu produk menggunakan teknik Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dengan pengembangan motif khas Riau dan pemanfaatan pewarna alam.

Pengembangan tersebut memperlihatkan bahwa pelestarian tradisi tidak harus berhenti pada aspek budaya.

Kerajinan tenun juga dapat menjadi sumber penguatan ekonomi masyarakat ketika dikemas dengan kualitas dan inovasi yang tepat.

Jika Rumah Tenun Kampung Bandar menonjolkan kekuatan tradisi, Sakinah by Thiffa Qaisty mengambil jalur berbeda dengan membawa wastra Riau ke ranah fesyen modern.

Brand fesyen muslim ready-to-wear deluxe asal Pekanbaru itu mengembangkan desain dengan karakter urban dan futuristik.

Unsur tekstil tradisional Indonesia seperti tenun dan batik dipadukan dengan desain kontemporer, sulaman tangan serta payet.

Perpaduan tersebut membuat material tradisional tidak hanya diposisikan sebagai simbol budaya, tetapi juga sebagai bagian dari produk fesyen yang memiliki nilai tambah dan relevan dengan selera konsumen masa kini.

Kehadiran dua UMKM Riau dengan pendekatan berbeda itu sekaligus memperlihatkan luasnya potensi industri kreatif daerah.

Tradisi dapat dipertahankan melalui teknik produksi, sementara inovasi membuka jalan agar produk lokal memiliki daya tarik komersial yang lebih kuat.

Secara nasional, KKI 2026 menjadi penyelenggaraan yang ke-11. BI mencatat lebih dari 550 UMKM ambil bagian dalam pameran luring, sedangkan kanal pameran daring KKI melibatkan lebih dari 1.300 UMKM.

Angka tersebut meningkat dibandingkan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.

Selama empat hari penyelenggaraan, KKI 2026 menghadirkan 44 rangkaian kegiatan. Agenda tersebut mencakup talkshow ekonomi dan keuangan inklusif serta berkelanjutan, pagelaran karya kreatif, business matching pembiayaan, ekspor dan value chain, hingga showcase UMKM unggulan.

Rangkaian kegiatan itu dirancang untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai pihak dalam ekosistem bisnis, sehingga pengembangan usaha tidak berhenti pada promosi produk.

BI menyelenggarakan KKI 2026 sebagai bagian dari komitmen memperkuat UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Mengusung semangat “Beudaya Meusare Sare” dari Aceh yang bermakna “Berdaya, Bersama-sama”, KKI 2026 memperkuat kolaborasi dengan 27 kementerian dan lembaga serta 34 mitra strategis.

Bagi Riau, keikutsertaan Rumah Tenun Kampung Bandar dan Sakinah by Thiffa Qaisty menjadi kesempatan untuk menunjukkan kekayaan budaya daerah dapat dikembangkan.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemerintah sunat insentif motor listrik.(ilustrasi/int)Pemerintah RI Sunat Subsidi Motor Listrik 2026 Jadi Rp3 Juta Per Unit
Pemko Pekanbaru akan hadirkan MPP mini di kecamatan.(foto: int)MPP Mini Segera Hadir di Pekanbaru, Ini 4 Kecamatan yang Jadi Pilot Project
Menu MBG racuni ratusan siswa dan guru di Kampar.(ilustrasi/int)Korban Dugaan Keracunan MBG Kampar Terus Bertambah, Kini Capai 157 Siswa dan Guru
  DLHK Pekanbaru siapkan evaluasi berkala kebersihan di kelurahan.(ilustrasi/int)Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Kebersihan, Kinerja Lurah akan Dievaluasi
Kabut asap mulai selimuti Kota Pekanbaru.(ilustrasi/int)Pekanbaru Mulai Diselimuti Kabut Asap, DPRD: Ini Bukan Kado Kemerdekaan untuk Warga
Harga ayam potong di Kota Pekanbaru meroket.(ilustrasi/int)Harga Ayam Meroket, Pemko Pekanbaru Telusuri Rantai Distribusi
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved