PEKANBARU – Penyakit batu empedu menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama karena gejalanya kerap tidak disadari sejak awal. Edukasi mengenai penyakit tersebut menjadi bahasan utama dalam kegiatan Bincang Sehat yang digelar KPJ Healthcare Malaysia bersama Bank Riau Kepri (BRK) Syariah di Hotel Pangeran Pekanbaru, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan CEO KPJ Ampang Puteri Specialist Hospital, Faizuddin Yusof, serta dokter spesialis asal Malaysia, Ahmad Ramzi Yusoff, yang merupakan General Surgeon dan Hepatobiliary Surgeon, perwakilan KPJ Healthcare Berhad, dan perwakilan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah beserta nasabah.
Faizuddin mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama yang telah terjalin antara KPJ Ampang Puteri Specialist Hospital dan BRK Syariah. Salah satu bentuk kerja sama itu adalah memberikan pilihan layanan kesehatan kepada nasabah prioritas BRK Syariah.
“Ini kali kedua kami mengadakan kegiatan Bincang Sehat bersama rakan strategis kami, BRK Syariah. Kami menawarkan pilihan perawatan kesehatan di Malaysia kepada nasabah BRK Riau dan orang Riau umumnya karena memang tingginya permintaan masyarakat Indonesia yang ingin berobat ke Malaysia,” ujarnya.
Menurut Faizuddin, masyarakat Riau merupakan salah satu kelompok yang cukup banyak memanfaatkan layanan kesehatan di KPJ Ampang Puteri. Karena itu, kegiatan edukasi kesehatan di Pekanbaru dinilai menjadi salah satu cara untuk mendekatkan layanan sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat.
“Kami hadir sebagai second opinion. Jadi silakan berobat di rumah sakit di Riau karena rumah sakit di Pekanbaru juga banyak. Namun, kalau mau mendapatkan penjelasan lain, silakan datang ke kami,” katanya.
Ia menambahkan, pasien internasional yang datang ke KPJ Ampang Puteri mendapatkan layanan khusus sehingga proses pelayanan dapat dilakukan secara lebih terarah.
“Apalagi ramai orang Riau datang berwisata ke Malaysia. Untuk pasien internasional yang datang, kami bedakan ruangannya dari pasien dalam negeri. Sehingga misalnya ada yang datang dari Riau bisa langsung mendapatkan penanganan dan tidak perlu lama antre lama,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan BRK Syariah dari Divisi Dana dan Jasa bagian Funding Retail, Muhammad Soha, mengatakan Bincang Sehat merupakan program rutin yang diselenggarakan pihaknya bersama sejumlah mitra rumah sakit.
“Ini adalah program rutin setiap tahun yang kami selenggarakan untuk nasabah, bekerja sama dengan rumah sakit, salah satunya KPJ Ampang Puteri Malaysia,” katanya.
Menurut Soha, kegiatan tersebut menjadi bagian dari perhatian BRK Syariah terhadap kesehatan para nasabah.
“Kami berharap dengan adanya acara ini, yang merupakan kegiatan kedua dan tahun kedua kami bekerja sama dengan Rumah Sakit Ampang Puteri Specialist Hospital, nasabah bisa mendapatkan edukasi kesehatan. BRK Syariah mengundang 100 nasabah priority untuk hadir di sini. Kesehatan ini perlu dijaga dan kesehatan menjadi hak kita semua. Semoga dengan acara ini kita semakin sehat,” sebutnya.
Dalam sesi utama, dokter Ahmad Ramzi Yusoff menjelaskan bahwa batu empedu dapat dialami baik laki-laki maupun perempuan. Risiko juga meningkat pada usia lanjut, meski kasus pada kelompok usia yang lebih muda mulai ditemukan.
“Orang mungkin mengidapnya, tapi tidak tahu gejalanya seperti apa. Bahkan sering dikira masuk angin. Maka itu perlu untuk selalu melakukan medical check-up. Selain itu, kita juga harus menjaga makanan dan jangan sampai berat badan berlebihan,” jelas Ahmad.
Ia mengatakan penanganan batu empedu bergantung pada kondisi pasien, termasuk ukuran dan jumlah batu serta gejala yang dialami.
“Kalau masih kecil batunya dan cuma satu, itu tidak perlu dilakukan tindakan pembedahan. Masih bisa dengan minum obat. Tetapi kalau sudah besar di atas satu sentimeter dan lebih dari satu, kemungkinan tindakan yang harus dilakukan adalah operasi,” ujarnya.
Diskusi berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menyimak penjelasan dokter, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan mengenai gejala batu empedu, pola makan, pemeriksaan kesehatan, hingga penanganan penyakit tersebut.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk lebih memahami pentingnya deteksi dini dan menjaga pola hidup sehat, mengingat batu empedu dapat berkembang tanpa gejala yang jelas pada sebagian orang.
Selain edukasi kesehatan, perwakilan KPJ Healthcare Pekanbaru, Yudi Anhar, memaparkan berbagai fasilitas yang dapat membantu masyarakat Riau ketika membutuhkan layanan kesehatan di Malaysia.
Menurut Yudi, perwakilan KPJ di Pekanbaru dapat membantu pasien dalam mengatur janji temu dengan dokter spesialis, melakukan pemesanan hotel, memberikan informasi estimasi biaya hingga menyediakan layanan penjemputan dari bandara di Kuala Lumpur atau pelabuhan terdekat dengan rumah sakit KPJ.
“Kami mengurus semua keperluan pasien yang mau berobat di semua rumah sakit KPJ Group di Malaysia,” ujar Yudi.
KPJ juga menawarkan sejumlah fasilitas bagi nasabah BRK Syariah pemegang kartu Platinum, Gold, dan Silver berupa diskon kamar rawat inap serta tagihan rumah sakit untuk layanan rawat inap maupun rawat jalan.
Selain itu, tersedia layanan pengurusan janji temu secara gratis serta fasilitas antar-jemput pasien dari dan menuju bandara yang dikelola oleh perwakilan KPJ Ampang Puteri.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai layanan tersebut, perwakilan KPJ Healthcare Pekanbaru dapat dikunjungi di Jalan Surabaya Nomor 49, Tengkerang Selatan, Bukit Raya, Pekanbaru. Informasi juga dapat diperoleh melalui WhatsApp 08117573300 atau 085216992929.