PALEMBANG - Industri logistik Sumatera Selatan didorong semakin profesional, efisien, dan berdaya saing melalui Training Strategi Bisnis Logistik yang diselenggarakan oleh DPW Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) Sumsel bersama Bidang Logistik dan Pengelolaan Rantai Pasok Kadin Sumsel di Pavillion BSI Palembang, Rabu (21/10).Kegiatan ini diikuti 45 peserta dari 24 perusahaan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam menghadapi persaingan industri logistik yang semakin dinamis.
Ketua Umum Kadin Sumsel, H. Affandi Udji, hadir memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Kadin Sumsel mendukung pelatihan dan pengembangan kapasitas pelaku usaha sebagai langkah memperkuat sektor logistik, meningkatkan daya saing perusahaan, serta mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.
Ketua DPW Asperindo Sumsel, Haris Jumadi, menyampaikan bahwa penguatan kompetensi sumber daya manusia dan strategi manajemen merupakan kebutuhan penting bagi perusahaan logistik untuk bertahan dan berkembang di tengah perubahan industri.
Melalui kegiatan ini, Asperindo Sumsel berharap para peserta mendapatkan wawasan dan strategi praktis untuk meningkatkan kinerja operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Kupas Strategi Membangun Perusahaan Logistik Autopilot
Pelatihan menghadirkan narasumber Dr. Fikri Al-Haq Fachryana, dengan materi “Membangun Perusahaan Logistik Autopilot & Sustainable.”
Materi ini menyoroti pentingnya membangun perusahaan logistik yang memiliki sistem manajemen, standar operasional, pengelolaan sumber daya manusia, serta mekanisme pengawasan yang terstruktur. Dengan sistem yang tepat, operasional perusahaan dapat berjalan lebih efektif tanpa selalu bergantung pada keterlibatan langsung pemilik atau pimpinan dalam setiap aktivitas.
Konsep sustainable atau keberlanjutan juga menjadi perhatian dalam pengembangan bisnis jangka panjang. Perusahaan perlu meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, mengelola risiko, serta menjaga kualitas pelayanan agar mampu beradaptasi terhadap perubahan dan mempertahankan pertumbuhan usaha.
Melalui materi tersebut, peserta diharapkan mampu membangun sistem bisnis yang lebih mandiri, meningkatkan produktivitas, serta mengembangkan perusahaan logistik yang profesional dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.
ASPERINDO Sumsel dan PT Dupa Ajeng Sentosa Jalin Kerja Sama Perumahan
Sebelum pelatihan dimulai, kegiatan diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara PT Dupa Ajeng Sentosa dan DPW Asperindo Sumsel.
Kerja sama ini berkaitan dengan penyediaan rumah subsidi dan rumah komersial bagi karyawan beserta keluarga perusahaan anggota Asperindo Sumsel.
Direktur Utama PT Dupa Ajeng Sentosa, H. Noprizon, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan perumahan subsidi dan komersial ini diharapkan dapat membuka akses lebih luas bagi karyawan perusahaan anggota Asperindo untuk memperoleh hunian sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Kerja sama tersebut menjadi bentuk perluasan manfaat keanggotaan Asperindo, tidak hanya dalam pengembangan bisnis, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan karyawan dan keluarga.
Perkuat Sinergi Logistik dan Rantai Pasok Sumatera Selatan
Kolaborasi DPW Asperindo Sumsel bersama Bidang Logistik dan Pengelolaan Rantai Pasok Kadin Sumsel mencerminkan pentingnya sinergi antarorganisasi dunia usaha dalam memperkuat ekosistem logistik dan rantai pasok di Sumatera Selatan.
Melalui pelatihan, pertukaran pengetahuan, dan kemitraan strategis, pelaku usaha diharapkan semakin siap menghadapi tantangan industri, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menciptakan peluang bisnis baru.
Kegiatan ini juga mempertemukan agenda peningkatan daya saing usaha dengan dukungan terhadap kesejahteraan karyawan, sehingga pengembangan industri logistik dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Ajak Dunia Usaha Perkuat Kolaborasi
DPW Asperindo Sumsel bersama Kadin Sumsel mengajak seluruh pelaku usaha, dunia industri, asosiasi, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi serta membangun kemitraan strategis dalam pengembangan sektor logistik dan rantai pasok di Sumatera Selatan.
Sinergi lintas sektor diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing perusahaan, tetapi juga membuka peluang investasi, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi, dunia usaha Sumatera Selatan diharapkan semakin maju, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. (rls)