www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Laporan ZIS 2025 Disampaikan, IZI Riau Perkuat Sinergi dengan Kemenag dan Baznas
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


APHI: Transisi El Nino Picu Kekeringan, Pencegahan Karhutla Harus Total
Jumat, 24 April 2026 - 08:23:00 WIB
ilustrasi Karhutla.
ilustrasi Karhutla.

JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring meningkatnya indikasi fenomena El Nino pada pertengahan 2026.

Perubahan pola iklim tersebut diperkirakan berdampak pada penurunan curah hujan dan meningkatnya risiko kekeringan, khususnya di wilayah Sumatra dan Kalimantan.

Tenaga Ahli APHI bidang geospasial, hidrometeorologi, dan mitigasi perubahan iklim, Asep Karsidi, menyampaikan bahwa dinamika iklim tahun ini menunjukkan pergeseran menuju El Nino yang perlu diantisipasi sejak dini.

“Transisi menuju El Nino berpotensi menurunkan curah hujan secara signifikan, terutama di Sumatra dan Kalimantan, sehingga meningkatkan risiko kekeringan,” ujarnya dalam diskusi daring APHI, Kamis (23/4/2026).

Ia menilai periode April hingga awal Mei menjadi fase krusial untuk melakukan langkah pencegahan sebelum memasuki puncak musim kemarau. Upaya tersebut mencakup penguatan sistem pemantauan serta pengelolaan sumber daya air berbasis prediksi iklim.

Selain itu, pemanfaatan teknologi dinilai menjadi bagian penting dalam strategi mitigasi. Salah satunya melalui penerapan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menjaga kelembapan lingkungan, jika dilakukan pada waktu yang tepat.

Ketua Umum APHI, Soewarso, mengingatkan seluruh anggota untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat langkah pencegahan di lapangan.

“Kita harus melakukan antisipasi secara maksimal dengan berbagai upaya pencegahan yang tersedia,” tegasnya.

Menurut Soewarso, karhutla tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil dari berbagai faktor yang saling berkaitan, termasuk aspek sosial dan budaya masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Ia menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh, tidak hanya pada penanganan teknis, tetapi juga pada aspek sosial. Upaya di tingkat tapak perlu diperkuat melalui patroli rutin, penyediaan sarana pengendalian kebakaran, serta edukasi kepada masyarakat.

APHI memandang karhutla sebagai fenomena sistemik yang dipengaruhi interaksi antara faktor atmosfer, hidrologi, dan aktivitas manusia. Oleh karena itu, penanganannya memerlukan pendekatan terpadu yang mencakup prediksi iklim, pengelolaan air, pemanfaatan teknologi, hingga pengendalian pembukaan lahan.

Organisasi tersebut juga mendorong kolaborasi multipihak antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Peran pemerintah pusat dan daerah dinilai penting, terutama dalam sosialisasi dini serta penguatan kapasitas Masyarakat Peduli Api agar upaya pencegahan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sumber: Republika


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
IZI Riau laporkan ZIS 2025, perkuat sinergi dengan Kemenag dan Baznas (foto/int)Laporan ZIS 2025 Disampaikan, IZI Riau Perkuat Sinergi dengan Kemenag dan Baznas
Gotong royong di Hari Bumi, ARYADUTA Pekanbaru membersihkan Danau Buatan (foto/Meri)Peringati Hari Bumi, ARYADUTA Pekanbaru Bersihkan Danau Buatan
1.054 PPPK paruh waktu Kuansing mulai bertugas (foto/ultra)Diberi Pembekalan, 1.054 PPPK Paruh Waktu Kuansing Mulai Bertugas
Kepolisian Daerah Riau menggelar Rakernis Bidang Humas Tahun Anggaran 2026 di Aula Tri Brata, Rabu (22/4/2026).Peran Humas Kian Krusial, Polda Riau Dorong Komunikasi Publik Lebih Efektif
SPV showroom Wuling Arista Sudirman Pekanbaru, Rahim bersama unit Wuling Eksion.(foto: meri/halloriau.com)Masuk Riau, Wuling Eksion Dibanderol Rp389 Juta
  14 hotspot terpantau di Riau, Dumai tertinggi (foto/int)Termasuk Riau, BMKG Catat 74 Titik Panas di Sumatera
Tata Maulana, orang dekat Abdul Wahid (foto/ist)Tata Maulana Yakin Fakta Persidangan Abdul Wahid Ungkap Dugaan Kriminalisasi
Festival Kuliner.Living World Pekanbaru dan Gebyarkuliner.id Kembali Hadirkan Festival Kuliner Terbesar, Gebyar Kuliner Jakarta Halal Viral Vol. 3
Sales Honda Soekarno Hatta Pekanbaru, Vhia.(foto: meri/halloriau.com)Tren Mobil Hybrid Naik di Riau, HR-V Jadi Primadona Baru
Jamaah haji Riau berangkat mulai hari ini.(ilustrasi/int)Kloter Perdana Haji Riau Terbang 24 April, Ini Rincian Jadwal dan Jalurnya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved