www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kementerian PU Bangun Bendungan di Buru Maluku Perlancar Pangan
Rabu, 15 Juli 2026 - 07:00:00 WIB
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw tinjau pembangunan Bendungan di Buru, Maluku. ANTARA/HO-Kementerian PU
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw tinjau pembangunan Bendungan di Buru, Maluku. ANTARA/HO-Kementerian PU

AMBON - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Maluku, dan menargetkan rampung pada 2027 guna meningkatkan produksi pangan melalui penyediaan irigasi bagi lahan pertanian seluas 10.000 hektare.

“Bendungan ini dibangun dengan kapasitas tampung sekitar 50 juta meter kubik air untuk mendukung irigasi sawah dalam rangka memperkuat ketahanan pangan,” kata Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Selasa.

Ia mengatakan, bendungan tersebut diharapkan menjadikan Kabupaten Buru sebagai salah satu sentra produksi beras yang mampu mendukung kebutuhan pangan, termasuk untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela.

Dalam kunjungan kerja ke Maluku, Arnold didampingi Pelaksana Tugas Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Ruslan Malik beserta jajaran. Rombongan bertolak dari Ambon menuju Kabupaten Buru untuk meninjau langsung progres pembangunan bendungan yang saat ini telah mencapai 87 persen.

Menurut Arnold, keberadaan Bendungan Way Apu akan meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Buru. Jika sebelumnya petani hanya dapat memanen padi satu hingga dua kali dalam setahun, dengan tersedianya irigasi mereka diharapkan mampu melakukan panen hingga tiga kali setahun.

Selain mendukung sektor pertanian, bendungan tersebut akan menyediakan air baku sebesar 550 liter per detik, mengurangi risiko banjir hingga 60 persen, serta menghasilkan listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 8 megawatt (MW).

Ia menambahkan kawasan bendungan juga memiliki potensi dikembangkan sebagai lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas sekitar 41 MW.

“Jadi banyak sekali manfaat bendungan ini, bukan hanya untuk pertanian, tetapi juga mendukung penyediaan energi,” ujarnya.

Arnold mengakui penyelesaian proyek sempat mengalami keterlambatan akibat kendala teknis pada pekerjaan inti bendungan. Material tanah yang digunakan sebagai inti bendungan memerlukan metode khusus dalam proses pengeringan dan pemadatan sehingga membutuhkan waktu pengerjaan lebih lama.

“Tanah untuk inti bendungan harus melalui proses pengeringan dan pemadatan dengan teknik tertentu. Itu yang membuat penyelesaian pekerjaan sedikit terlambat,” katanya.

Selain faktor teknis, keterbatasan anggaran juga mempengaruhi progres pembangunan. Meski demikian, pemerintah tetap menargetkan Bendungan Way Apu selesai pada 2027.

Menurut Arnold, setelah bendungan beroperasi, Kabupaten Buru bersama Pulau Seram diharapkan menjadi sentra produksi pangan yang mampu memasok beras dan komoditas pertanian lainnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Maluku maupun kawasan industri PSN Blok Masela.

“Harapan Bapak Presiden, Bapak Menteri, dan saya selaku Dirjen juga demikian. Nanti Buru dan Seram bisa menjadi pemasok beras sehingga kita tidak perlu lagi mendatangkan beras dari daerah lain,” ucapnya.

Ia optimistis sistem irigasi yang memadai akan meningkatkan produksi beras, sayur-mayur, dan komoditas pertanian lainnya sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Maluku.

Sumber: Antaranews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pansel umumkan 28 calon pimpinan BRKS yang lolos.(ilustrasi/int)28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Pemutihan pajak di Riau selama bulan Agustus 2026.(ilustrasi/int)Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai 1 Agustus 2026, Tunggakan 5 Tahun Bisa Bayar 2 Tahun
Malaria hantui warga Sinaboi, Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Malaria Masih Hantui Sinaboi, Warga Rohil Minta Pemerintah Lebih Serius
Syafrudin Iput serap aspirasi warga Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Pokir Rp11 Miliar Jadi Harapan, Syafrudin Iput Bawa Aspirasi Warga Bangko ke APBD 2027
Ilustrasi.Pajak Alat Berat Jadi Penyumbang PAD Terendah di Riau, Baru Capai 23,6 Persen
  Koalisi Keberlanjutan Media resmi berdiri.(foto: istimewa)20 Organisasi dan Institusi Bersatu, Koalisi Baru Ini Bidik Masa Depan Jurnalisme Indonesia
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)Gaji ke-13 ASN Rohil-Inhu Beres, Pemprov Riau Masih Kawal Hak Pegawai di Daerah
Jajaran top manajemen PT TAM usai Toyota GAZOO Racing Press Conference di booth Toyota.(foto: istimewa)Toyota GR Makin Diminati, Varian Sporty Sumbang Lebih dari 60% Penjualan
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)51 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 10 Titik Panas Sore ini
Perjuangan RS Bhayangkara Polda Riau dampingi dua anak osteogenesis imperfecta (foto/ist)3,5 Tahun Dampingi Dua Anak 'Tulang Kaca', RS Bhayangkara Polda Riau Beri Penanganan Komprehensif Tanpa Biaya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved