www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Minta Pengamanan Ramadan Dilakukan Nyata di Lapangan
 
Luar Biasa! Pemerintah Kuasai Kembali 1 Juta Hektare Lahan Sawit dari Perusahaan Nakal
Kamis, 27 Maret 2025 - 06:08:33 WIB
Ilustrasi penyegelan lahan sawit yang melanggar aturan oleh pemerintah.
Ilustrasi penyegelan lahan sawit yang melanggar aturan oleh pemerintah.

JAKARTA – Pemerintah Indonesia berhasil menguasai kembali lebih dari 1 juta hektare lahan sawit yang sebelumnya dikuasai oleh 369 perusahaan yang tidak mematuhi aturan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin, dalam sebuah konferensi pers pada Rabu, 26 Maret 2025.

Menurut Sjafrie, proses penguasaan kembali lahan tersebut dilakukan dalam waktu dua bulan setelah dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) No. 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan.

"Pemerintah telah berhasil merebut lebih dari 1 juta hektare lahan sawit selama dua bulan terakhir, sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Lahan-lahan ini akan dikelola sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Sjafrie.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) RI, Febrie Adriansyah, menjelaskan bahwa lahan sawit yang berhasil dikuasai tersebut tersebar di sembilan provinsi dan 64 kabupaten. Secara keseluruhan, lahan yang berhasil direbut oleh pemerintah mencapai 1.001.674,14 hektare, yang melibatkan 369 perusahaan.

"Lahan sawit yang sudah kami kuasai ini tersebar di sembilan provinsi dan 64 kabupaten, dengan total luas 1.001.674,14 hektare," ujar Febrie.

Dalam proses penertiban ini, Satgas PKH juga menyerahkan sebagian lahan yang telah dikuasai kepada pihak lain yang berhak. Sebanyak 438.865 hektare lahan sawit yang sebelumnya dikuasai oleh Duta Palma Group kini diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).

Agrinas Palma, yang sebelumnya bernama PT Indra Karya, adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan perkebunan. Perusahaan ini telah beroperasi sejak tahun 1961.

Febrie Adriansyah menambahkan, penyerahan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya Satgas PKH telah menyerahkan 221.868 hektare lahan pada tahap pertama. Pada hari yang sama, Satgas PKH juga bersiap untuk menyerahkan 216.997,75 hektare lahan dari 109 perusahaan yang telah disita.

"Penyerahan lahan ini merupakan bagian dari upaya penertiban kawasan hutan yang terus berlanjut," pungkas Febrie, seperti yang dilansir dari viva.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti SH MH.DPRD Pekanbaru Minta Pengamanan Ramadan Dilakukan Nyata di Lapangan
ist.Hashim: Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Pemerintah
ilustrasi.Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
  Cuaca Riau hari ini.(ilustrasi/int)Warga Riau Perlu Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lokal dari Siang hingga Malam Nanti
ilustrasi.Satgas MBG Bangkalan Tegaskan Makanan Tidak Basi Meski Berbau Asam
Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kampar Nilai Penyamaan Persepsi Pusat dan Daerah Penting
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved