www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
 
Fantastis! Ekspor Sawit Riau Melonjak 13,54 Persen, Kuasai Lebih dari Separuh Ekspor Nonmigas
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:00:00 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

PEKANBARU – Komoditas lemak dan minyak hewan atau nabati yang didominasi produk kelapa sawit masih menjadi tulang punggung ekspor Provinsi Riau sepanjang Januari hingga Mei 2026. Nilai ekspor komoditas tersebut mencapai US$4,69 miliar, meningkat 13,54 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Asep Riyadi, mengatakan peningkatan ekspor komoditas sawit menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekspor nonmigas Riau yang tetap mencatatkan kinerja positif selama lima bulan pertama tahun ini.

"Komoditas yang mengalami peningkatan terbesar adalah lemak dan minyak hewan atau nabati dengan kenaikan mencapai US$559,66 juta atau tumbuh 13,54 persen dibandingkan Januari hingga Mei tahun lalu. Komoditas ini masih menjadi penyumbang terbesar ekspor nonmigas Riau," ujar Asep Riyadi, Rabu (15/7/2026).

BPS mencatat total nilai ekspor Provinsi Riau pada Januari–Mei 2026 mencapai US$8,60 miliar, atau naik 5,58 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Menurut Asep, pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan ekspor nonmigas yang naik 9,37 persen menjadi US$8,26 miliar, meskipun ekspor sektor migas mengalami penurunan cukup tajam sebesar 42,83 persen.

"Pertumbuhan tersebut ditopang ekspor nonmigas yang naik 9,37 persen menjadi US$8,26 miliar, meski ekspor migas turun 42,83 persen," katanya.

Selain produk kelapa sawit, komoditas lain yang mencatatkan pertumbuhan signifikan adalah bahan kimia organik dengan kenaikan 74,68 persen menjadi US$452,71 juta.

Sementara itu, berbagai makanan olahan meningkat 20,20 persen, ampas dan sisa industri makanan tumbuh 25,04 persen, serta berbagai produk kimia naik 5,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, BPS mencatat bubur kayu (pulp) menjadi komoditas dengan penurunan ekspor terbesar. Nilai ekspornya berkurang US$109,38 juta atau turun 13,67 persen dibandingkan Januari hingga Mei 2025. Penurunan juga terjadi pada komoditas buah-buahan yang merosot 48,05 persen.

Asep menilai dominasi produk kelapa sawit menunjukkan industri hilir berbasis sawit masih menjadi motor utama perdagangan luar negeri Provinsi Riau.

"Dari seluruh ekspor nonmigas Riau, kelompok lemak dan minyak hewan atau nabati memberikan kontribusi sekitar 56,82 persen. Artinya, lebih dari separuh ekspor nonmigas Riau masih berasal dari komoditas tersebut," jelasnya.

Berdasarkan negara tujuan ekspor, Tiongkok masih menjadi pasar terbesar bagi produk asal Riau dengan nilai mencapai US$1,55 miliar atau sekitar 18,72 persen dari total ekspor nonmigas.

Posisi berikutnya ditempati India dengan nilai ekspor US$694,01 juta, disusul Malaysia sebesar US$626,08 juta. Ketiga negara tersebut secara bersama-sama menyumbang sekitar 34,71 persen terhadap total ekspor nonmigas Riau selama Januari hingga Mei 2026.

BPS juga mencatat peningkatan ekspor ke sejumlah negara tujuan utama, yakni Tiongkok yang tumbuh 22,22 persen, Amerika Serikat 16,59 persen, Vietnam 17,89 persen, Rusia 9,86 persen, serta Italia yang melonjak 26,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebaliknya, ekspor ke Bangladesh mengalami penurunan 16,93 persen, Belanda turun 5,16 persen, Malaysia berkurang 1,59 persen, dan Filipina terkoreksi 1,64 persen.

Dari sisi lapangan usaha, sektor industri pengolahan masih menjadi penopang utama ekspor Riau dengan kontribusi mencapai 94,55 persen terhadap total ekspor. Selama Januari hingga Mei 2026, nilai ekspor sektor ini meningkat 9,78 persen, sedangkan ekspor sektor pertanian turun 11,08 persen.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pansel umumkan 28 calon pimpinan BRKS yang lolos.(ilustrasi/int)28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Pemutihan pajak di Riau selama bulan Agustus 2026.(ilustrasi/int)Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai 1 Agustus 2026, Tunggakan 5 Tahun Bisa Bayar 2 Tahun
Malaria hantui warga Sinaboi, Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Malaria Masih Hantui Sinaboi, Warga Rohil Minta Pemerintah Lebih Serius
  Koalisi Keberlanjutan Media resmi berdiri.(foto: istimewa)20 Organisasi dan Institusi Bersatu, Koalisi Baru Ini Bidik Masa Depan Jurnalisme Indonesia
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)Gaji ke-13 ASN Rohil-Inhu Beres, Pemprov Riau Masih Kawal Hak Pegawai di Daerah
Jajaran top manajemen PT TAM usai Toyota GAZOO Racing Press Conference di booth Toyota.(foto: istimewa)Toyota GR Makin Diminati, Varian Sporty Sumbang Lebih dari 60% Penjualan
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved