www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Workshop Fotografi PT IKPP, Strategi Baru Ciptakan UMKM Kreatif Generasi Muda di Tulang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kepala BNPB: 72 Korban Bencana Sumbar Masih Hilang, Sebagian Pengungsi Sudah Pulang
Rabu, 14 Januari 2026 - 20:07:18 WIB
Kepala BNPB Letjen Suharyanto saat Rakor percepatan rehabilitasi pascabencana hidrometeorologi di Auditorium Gubernur Sumbar (foto/Antara)
Kepala BNPB Letjen Suharyanto saat Rakor percepatan rehabilitasi pascabencana hidrometeorologi di Auditorium Gubernur Sumbar (foto/Antara)

PADANG – Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memastikan tidak ada penambahan korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat. Namun, hingga kini masih terdapat puluhan warga yang dilaporkan hilang.

“Betul apa yang disampaikan Bapak Gubernur, tidak ada penambahan korban jiwa. Namun sampai saat ini masih ada 72 warga yang dinyatakan hilang,” ujar Letjen Suharyanto saat Rapat Koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Selasa (13/1/2025).

Suharyanto menjelaskan, dampak bencana yang terjadi pada akhir November 2025 tersebut masih menyisakan 10.854 warga yang secara data tercatat berada di lokasi pengungsian. Meski begitu, kondisi faktual di lapangan menunjukkan sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing.

“Secara data masih tercatat 10.854 orang mengungsi. Namun realitasnya, banyak yang sudah kembali ke rumah. Pengungsi di tenda-tenda terpusat juga sudah jarang, berbeda dengan kondisi di Sumatera Utara dan Aceh,” jelasnya.

Bencana hidrometeorologi tersebut berdampak pada 12 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Wilayah terdampak meliputi Kabupaten Pasaman Barat, Agam, Padang Panjang, Kota Padang, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kota Solok, Kabupaten Solok, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Menurut Suharyanto, penetapan wilayah terdampak didasarkan pada surat status tanggap darurat yang diajukan masing-masing bupati dan wali kota kepada pemerintah pusat.

“Penetapan ini sesuai dengan surat status tanggap darurat yang sebelumnya diajukan oleh kepala daerah,” ujarnya.

Ia memastikan, saat ini seluruh daerah di Sumatera Barat telah mencabut status tanggap darurat dan memasuki fase transisi darurat menuju pemulihan.

“Dapat kami laporkan, tidak ada lagi kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang berstatus tanggap darurat. Seluruhnya sudah masuk masa transisi ke pemulihan,” ungkapnya.

Meski status tanggap darurat telah berakhir, BNPB menegaskan penyaluran bantuan logistik bagi para korban tetap berlanjut. Menurutnya, anggapan bahwa bantuan akan berhenti setelah masa tanggap darurat selesai merupakan informasi yang keliru.

“Terkait anggapan jika tanggap darurat selesai maka logistik berhenti, itu tidak benar. Bantuan logistik tetap kita salurkan,” tegas Suharyanto.

Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus menjalankan berbagai operasi pendukung, termasuk operasi udara untuk distribusi bantuan serta operasi modifikasi cuaca guna menekan potensi bencana susulan.

“Operasi udara untuk pendorongan logistik dan modifikasi cuaca masih berjalan. BMKG menyampaikan bahwa modifikasi cuaca baru bisa dikendorkan di Aceh, sementara Sumatera Barat belum,” pungkasnya.

Sumber: tribunpadang


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kegiatan photography workshop PT IKPP di Tualang, Siak.(foto: istimewa)Workshop Fotografi PT IKPP, Strategi Baru Ciptakan UMKM Kreatif Generasi Muda di Tulang
ilustrasi.Karhutla Mulai Mengintai Riau, Manggala Agni Perketat Patroli dan Respons Dini
Rencana penerapan pajak air permukaan untuk perusahaan sawit di Riau.(ilustrasi/int)DPRD Riau: Wacana Pajak Air Permukaan Sawit Hanya untuk Perusahaan, Potensi PAD Rp4 Triliun
Ilustrasi harga emas 1 gram Antam masih tinggi (foto/int) Harga 1 Gram Emas Antam di Pekanbaru Dijual Rp2,916 Juta
Prakiraan cuaca di Riau hari ini.(ilustrasi/AI)Cuaca Riau Hari Ini Relatif Stabil, Hujan Lokal Masih Mengintai
  Gepeng di Pekanbaru makin menjamur dan berisiko ganggu keamanan masyarakat.(foto: dok/halloriau.com)Gepeng Makin Agresif di Pekanbaru, DPRD Sorot Risiko Keamanan Masyarakat
Harga emas di Galeri 24 Pegadaian Pekanbaru turun hari ini (foto/riki)Harga 1 Gram Emas Pegadaian di Pekanbaru Turun Hari Ini, Saatnya Beli?
Pemadaman karhutla di Teluk Meranti, Pelalawan masih berlangsung.(ilustrasi/int)5 Hektare Lahan Terbakar, Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Karhutla Pelalawan
Sebaran titik panas di Riau hari ini.(ilustrasi/AI)Inhil Terbanyak, Hotspot Riau Meningkat Jadi 62 Titik Pagi Ini
ist.Kunjungi KI Riau, Polda Riau Pastikan Layanan Informasi Publik Transparan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved