PEKANBARU - PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran bantuan serta edukasi literasi keuangan di Padang, Sumatera Barat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Klinik UMKM Minang Bangkit yang diselenggarakan oleh Kementerian UMKM di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat. Pegadaian melalui Kantor Area Padang turut ambil bagian dalam mendorong pengembangan pelaku usaha lokal.
Dalam kegiatan ini, Pegadaian menyalurkan bantuan berupa 100 unit kompor gas dan 50 unit regulator kepada pelaku UMKM. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung operasional usaha, khususnya sektor kuliner, agar lebih efisien dan produktif.
Selain penyaluran bantuan, Pegadaian juga memberikan edukasi melalui program literasi financial coaching yang menyasar pelaku UMKM dan wirausaha. Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan keuangan usaha serta strategi pengembangan bisnis berkelanjutan.
Kepala Divisi Mikro Pegadaian, Benny Djunaedy, menegaskan pentingnya literasi keuangan dalam mendorong kemajuan UMKM.
“Melalui literasi financial coaching ini, kami ingin membekali pelaku UMKM dengan pemahaman yang lebih komprehensif dalam mengelola keuangan serta memanfaatkan akses pembiayaan secara bijak,” ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, menyebut keterlibatan Pegadaian sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pegadaian akan terus hadir mendukung UMKM, tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga lewat program pemberdayaan seperti literasi keuangan dan bantuan sarana usaha,” katanya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para pelaku UMKM di Sumatera Barat. Mereka menilai bantuan dan edukasi yang diberikan mampu meningkatkan kapasitas dalam mengelola usaha.
Ke depan, Pegadaian menyatakan akan terus memperkuat dukungan terhadap UMKM melalui berbagai program inovatif dan berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.