PEKANBARU - Musprov V Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau menjadi momentum penting bagi organisasi tersebut. Agenda utama dalam musyawarah ini adalah pemilihan ketua PSMTI Riau untuk masa bakti 2026–2030, yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kegembiraan.
Proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara. Meski berlangsung demokratis, suasana Musyawarah Provinsi (Musprov) kelima ini hangat dan cair, mencerminkan semangat kebersamaan antaranggota PSMTI Riau.
Dari hasil pemungutan suara, Lindawati berhasil terpilih sebagai ketua PSMTI Riau setelah unggul atas kandidat lainnya, Kamin. Lindawati meraih 44 suara, sementara Kamin memperoleh 24 suara dari total 68 suara yang diperebutkan.
Sejak awal kegiatan, panitia menegaskan bahwa Musprov V PSMTI Riau merupakan forum internal yang bertujuan memperkuat soliditas organisasi. Ketua Panitia Pelaksana Musprov V PSMTI Riau, Jailani Tan, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan digelar khusus untuk keluarga besar PSMTI.
“Musprov ini kita laksanakan murni untuk keluarga besar PSMTI. Ini adalah musyawarah kita bersama, dengan suasana kekeluargaan dan penuh kegembiraan,” ujar Jailani Tan dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan.
Dengan terpilihnya ketua baru, PSMTI Riau diharapkan dapat semakin solid dan aktif dalam menjalankan peran sosial kemasyarakatan, sekaligus mempererat persatuan antaranggota di masa kepengurusan yang akan datang.