PEKANBARU – Turnamen Tenis Meja IKTS Cup I menjadi momentum mempererat kebersamaan komunitas Tionghoa di Pekanbaru. Ajang ini diikuti 15 tim dari berbagai klub dan organisasi.
Kegiatan yang berlangsung di GOR IKTS Pekanbaru, Jalan Tanjung Datuk, Minggu (26/4/2026), merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi ke-19 Ikatan Keluarga Tionghoa Selatpanjang.
Pembukaan turnamen berlangsung hangat melalui pertandingan ekshibisi antara Ketua Umum IKTS, Tohan, melawan Ketua Ikatan Keluarga Persaudaraan Tionghoa Bengkalis, Mulianto Tan. Laga tersebut dipimpin oleh wasit yang juga Ketua Marga Kho Riau, Hui Mandra, sebagai simbol keakraban lintas organisasi.
Tohan menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan penyelenggaraan perdana IKTS dan tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat hubungan serta solidaritas antaranggota komunitas.
Ia menjelaskan, peserta berasal dari berbagai klub dan organisasi Tionghoa dengan sistem pertandingan menggunakan fase penyisihan grup yang diselesaikan dalam satu hari.
Ketua panitia, Rosman, menilai antusiasme peserta sangat tinggi. Beberapa organisasi bahkan mengirimkan lebih dari satu tim.
“Respons positif ini menjadi indikasi kuat bahwa kegiatan serupa berpotensi dijadikan agenda rutin,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian IKTS Pekanbaru, Nata Hedy Nyo, menyebut turnamen ini menjadi ruang interaksi yang sehat dan produktif bagi komunitas.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus mempererat hubungan antaranggota sekaligus memperkuat solidaritas organisasi.
Dalam turnamen tersebut, IKTS sebagai tuan rumah menurunkan dua tim, sedangkan IKPTB mengirimkan empat tim. Kehadiran pengurus dan anggota dari berbagai organisasi turut menambah semarak suasana yang berlangsung penuh keakraban.
Pada akhir kompetisi, tim HPT Rohil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih PSMTI Dumai, sementara juara ketiga bersama ditempati IKPTB A dan PSMTI Pekanbaru.
Turnamen ini pun ditutup dengan semangat kebersamaan yang kental di antara seluruh peserta.