PEKANBARU – Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Provinsi Riau bersama Yayasan Rumah Kasih berhasil menghimpun sebanyak 228 kantong darah dalam kegiatan bakti sosial memperingati Hari Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE) Tahun 2026. Kegiatan donor darah tersebut digelar di Sekretariat Walubi Riau, Jalan Tanjung Datuk Nomor 8, Pekanbaru, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan kemanusiaan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Selain donor darah, panitia juga menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis bagi warga yang hadir.
Bakti sosial tersebut ditinjau langsung Ketua Walubi Riau, Mariyana, bersama jajaran pengurus, Ketua Walubi Pekanbaru Alek Sidik beserta pengurus, serta Ketua Yayasan Rumah Kasih, Sarkawi.
Mariyana mengatakan kegiatan donor darah terbuka untuk masyarakat umum dan dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Tri Suci Waisak 2570 BE.
Menurutnya, kegiatan sosial tersebut diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Antusiasme masyarakat sangat baik. Meskipun kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB, banyak peserta yang sudah datang sejak pukul 08.00 WIB. Kami bersyukur target yang ditetapkan dapat tercapai,” ujar Mariyana.
Ia menjelaskan peserta donor berasal dari berbagai kalangan. Sebagian mendaftar melalui sistem daring yang disediakan panitia, sementara lainnya datang langsung ke lokasi kegiatan.
Mariyana berharap hasil donor darah yang terkumpul dapat membantu PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah di Pekanbaru yang selama ini masih memiliki tingkat kebutuhan cukup tinggi.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu PMI memenuhi kebutuhan darah masyarakat, sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian sosial umat Buddha kepada sesama,” katanya.
Ia menambahkan, nilai-nilai yang diajarkan Sang Buddha mendorong umat untuk senantiasa menanamkan karma baik dan melakukan tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan tema Waisak tahun ini, yakni “Dharma Sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan, Cinta Kasih Sebagai Simbol Perdamaian Dunia”.
Sementara itu, Ketua Panitia Donor Darah, Lilys, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial tidak hanya mencakup donor darah, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis seperti pemeriksaan mata, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kolesterol, serta konsultasi kesehatan.
Pelaksanaan kegiatan didukung sejumlah fasilitas kesehatan dan mitra, di antaranya RS Prima, RS Murni Teguh Eria, RS Awal Bros, Pekanbaru Eye Centre, SMEC Riau, kelompok bantuan pengobatan, para apoteker di Pekanbaru, serta berbagai sponsor lainnya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor, panitia juga menyiapkan paket sembako bagi peserta yang berhasil mendonorkan darahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor dan pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Lilys.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Walubi Riau berharap semangat kepedulian, kebersamaan, dan nilai kemanusiaan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Tri Suci Waisak dapat terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.(*)