www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Sahabat Yakin Abdul Wahid Tak Bersalah: UAS Bersedia Bersaksi di Pengadilan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Jelang Disidang, Abdul Wahid dan M Arief Dipindah ke Rutan Pekanbaru
Rabu, 11 Maret 2026 - 14:33:00 WIB
KPK pindahkan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid dan M Arief ke Rutan Pekanbaru.(foto: tribunpekanbaru.com)
KPK pindahkan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid dan M Arief ke Rutan Pekanbaru.(foto: tribunpekanbaru.com)

PEKANBARU - Perkara dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid kini memasuki fase baru.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memindahkan penahanan tiga terdakwa dari Jakarta ke Pekanbaru sebagai bagian dari persiapan menghadapi persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru.

Ketiga terdakwa tersebut yakni Abdul Wahid, mantan Kepala Dinas PUPR Riau M Arief Setiawan, serta tenaga ahli gubernur Dani M Nursalam.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa pemindahan ini dilakukan untuk mempermudah proses persidangan yang segera digelar di Pekanbaru.

“Pemindahan penahanan para terdakwa ini untuk mempersiapkan persidangan nantinya,” ujar Budi, Rabu (11/3/2026).

Menurut Budi, dua terdakwa yakni Abdul Wahid dan M Arief Setiawan ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) Pekanbaru, sementara Dani M Nursalam menjalani penahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru.

Ia menambahkan, saat ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK masih menunggu penetapan jadwal sidang dari Pengadilan Tipikor.

“Selanjutnya tim JPU akan menunggu penetapan hari sidang atas perkara dimaksud,” kata Budi.

Tiba di Pekanbaru dengan Pengawalan Ketat

Abdul Wahid tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sekitar pukul 09.45 WIB setelah diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Ia terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna oranye, topi hitam, masker, serta borgol di kedua tangannya. Kedatangannya dikawal ketat oleh tim KPK, aparat Brimob bersenjata, TNI, serta jaksa.

Sejumlah wartawan mencoba meminta tanggapan terkait kesiapan dirinya menghadapi persidangan.

Namun Wahid hanya memberikan jawaban singkat ketika ditanya mengenai kondisi kesehatannya.

“Sehat,” ujar Wahid singkat sambil berjalan menuju kendaraan tahanan.

Di luar area bandara, sejumlah pendukungnya tampak memberi semangat.

“Semangat ketua!” teriak salah seorang pendukung.

“Pak Gub benar, Pak Gub tidak bersalah,” ujar pendukung lainnya.

Tak lama kemudian, Wahid langsung dibawa menuju rutan dengan mobil tahanan.

Berkas Perkara Resmi Dilimpahkan ke Pengadilan

Sebelumnya, JPU KPK telah melimpahkan berkas perkara ketiga terdakwa ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru pada Selasa (10/3/2026).

“Tim Jaksa Penuntut Umum KPK melimpahkan perkara atas nama Abdul Wahid, Muh Arif Setiawan, dan Dani M Nur Salam ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru,” kata Budi.

Dengan pelimpahan tersebut, proses hukum terhadap para terdakwa kini memasuki tahap persidangan.

KPK juga mengajak masyarakat mengikuti jalannya sidang dan mencermati fakta-fakta yang akan terungkap di pengadilan.

KPK Tetapkan Tersangka Baru

Dalam perkembangan terbaru penyidikan, KPK juga menetapkan Marjani, yang merupakan ajudan Abdul Wahid, sebagai tersangka baru dalam kasus ini.

Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 3 November 2025. Dalam operasi itu, KPK mengamankan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Modus Dugaan Pemerasan Anggaran Proyek

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak sebelumnya mengungkap bahwa praktik korupsi ini diduga berkaitan dengan pungutan dari proyek jalan dan jembatan di lingkungan Dinas PUPR PKPP Riau.

Praktik tersebut bahkan dikenal dengan istilah “jatah preman” atau Japrem di kalangan internal dinas.

Kasus bermula pada Mei 2025 ketika terjadi pembahasan penarikan fee dari tambahan anggaran proyek UPT jalan dan jembatan yang meningkat tajam dari Rp71,6 miliar menjadi Rp177,4 miliar.

Awalnya disepakati fee sebesar 2,5 persen, namun kemudian dinaikkan menjadi 5 persen dari penambahan anggaran, atau sekitar Rp7 miliar.

“Kesepakatan fee 5 persen ini kemudian dilaporkan kepada Kepala Dinas PUPR PKPP Riau dengan menggunakan bahasa kode ‘7 batang’,” ujar Johanis saat ekspos perkara.

Dari hasil penyelidikan KPK, setidaknya terjadi tiga kali penyerahan uang sejak Juni hingga November 2025 dengan total sekitar Rp4,05 miliar.

Pada penyerahan terakhir yang mencapai sekitar Rp1,25 miliar, tim KPK melakukan operasi tangkap tangan yang kemudian menjerat sejumlah pejabat Pemprov Riau.

Penggeledahan di Sejumlah Lokasi

Selama proses penyidikan, KPK melakukan penggeledahan di berbagai lokasi di Riau, termasuk Kantor Gubernur Riau, Kantor Dinas PUPR PKPP dan Kantor Dinas Pendidikan Riau.

Kemudian, Kantor BPKAD Riau, Rumah dinas Gubernur Riau di Jalan Diponegoro dan Rumah beberapa tersangka.

Selain itu, KPK juga sempat memeriksa sejumlah pejabat daerah, termasuk Sekretaris Daerah Riau Syahrial Abdi dan Kepala Bagian Protokol Setda Riau Raja Faisal.

Johanis Tanak menegaskan bahwa KPK akan menuntaskan perkara ini hingga tuntas.

“Korupsi adalah perbuatan tercela yang merugikan masyarakat dan bangsa sendiri. KPK berkomitmen mengusut tuntas kasus ini,” tegas Johanis.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ustadz Abdul Somad direncanakan temui Abdul Wahid di Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru (foto/ist)Sahabat Yakin Abdul Wahid Tak Bersalah: UAS Bersedia Bersaksi di Pengadilan
Ilustrasi target vaksinasi hewan 65.900 dosis di Riau, Pekanbaru dan Kampar tertinggi realisasinya (foto/int)Pekanbaru dan Kampar Tertinggi, Realisasi Vaksinasi PMK di Riau Terus Digenjot
Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris memeriksa kapal yang membawa 200 Ton Arang Bakau Ilegal di Dermaga TNI AL Bangsal Aceh Dumai (foto/bambang)TNI AL Dumai Gagalkan Pengangkutan 200 Ton Arang Bakau Ilegal di Perairan Meranti
BMKG catat 122 titik panas di Sumatera, Riau dominasi dengan 77 hotspot (foto/int)BMKG Deteksi 122 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang 77 Hotspot
H-9 Lebaran, rekonstruksi Jalintim Km 74–83 Pelalawan ditargetkan tuntas dengan kondisi Base B (foto/Andy)Rekonstruksi Jalintim Km 74–83 Pelalawan Ditargetkan Tuntas dengan Kondisi Base B
  Anak harimau Sumatera terjebak perangkap warga di Teluk Meranti (foto/Andy)Warga di Pelalawan Tangkap Anak Harimau, Langsung Diserahkan ke BBKSDA Riau
BPJN Riau menargetkan jalan nasional siap dilalui pemudik H-10 Lebaran (foto/int)Jelang Mudik Lebaran 2026, BPJN Riau Kebut Perbaikan Jalan Nasional
 Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby (foto/ultra)Bupati Kuansing: Pengusulan Lahan TORA Harus Berpihak Masyarakat Kecil
berhadiah umrah, Arabian delight Aryaduta Pekanbaru ramai dikunjungi (foto/Mimi)Lezat dan Berhadiah Umrah, Arabian Delight Aryaduta Pekanbaru Ramai Dikunjungi
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby sebut kecamatan yang realisasi pajaknya tinggi akan jadi prioritas pembangunan (foto/ultra)Bupati Kuansing: Kecamatan yang Realisasi Pajaknya Tinggi akan Jadi Prioritas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved