www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kasus Dugaan Korupsi Smart Board Rp9,5 Miliar Disdik Riau Berlanjut, Jaksa Periksa Para Saksi
Senin, 27 Juli 2026 - 16:18:45 WIB
Kejati Riau periksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan korupsi smart board di Disdik Riau.(foto/int)
Kejati Riau periksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan korupsi smart board di Disdik Riau.(foto/int)

PEKANBARU – Penyidikan dugaan korupsi dalam proyek pengadaan smart board senilai Rp9,5 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau terus bergulir.

Tim jaksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau masih menggali keterangan sejumlah saksi untuk memperkuat alat bukti dalam perkara tersebut.

Kejati Riau belum membeberkan jumlah saksi yang telah dimintai keterangan. Pemeriksaan terhadap para saksi disebut masih berlangsung sebagai bagian dari proses penyidikan.

"Sampai saat ini proses pemeriksaan para saksi masih berjalan," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat Kejati Riau, Zikrullah, Senin (27/7/2026).

Selain memeriksa saksi, penyidik sebelumnya melakukan penggeledahan di Kantor Disdik Riau, Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis pekan lalu, mulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.06 WIB.

Dari penggeledahan itu, jaksa mengamankan sejumlah dokumen serta alat bukti elektronik yang dinilai berkaitan dengan perkara dugaan korupsi pengadaan smart board.

"Penyidik berhasil mengamankan dokumen dan alat bukti elektronik," kata Zikrullah.

Barang bukti tersebut ditemukan dari ruang Kepala Bidang SMA serta sejumlah ruangan staf Disdik Riau.

Penyitaan itu dilakukan untuk mendukung proses pembuktian dan mengungkap lebih jauh dugaan tindak pidana yang sedang disidik.

"Hal-hal yang terkait dengan penanganan perkara, penyidik masih berupaya melakukan pemenuhan alat bukti," lanjutnya.

Proses penggeledahan tersebut turut menarik perhatian. Berdasarkan pantauan di lokasi, sembilan orang penyidik Kejati Riau terlihat meninggalkan gedung Disdik Riau setelah menjalankan pemeriksaan dan penggeledahan.

Para penyidik mengenakan rompi bertuliskan Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi. Mereka juga tampak menggunakan masker saat keluar dari gedung.

Tim membawa tiga kotak kontainer yang diduga berisi barang bukti hasil penggeledahan. Dua kontainer terlihat berwarna putih dengan tutup hijau tosca, sedangkan satu lainnya berwarna putih dengan tutup ungu.

Barang bukti tersebut kemudian diangkut menggunakan satu unit Toyota Hilux dan dua unit Toyota Innova. Ketiga kendaraan meninggalkan kompleks Kantor Disdik Riau secara beriringan.

Dalam proses pengamanan, tim penyidik juga terlihat mendapat pengawalan dari dua personel TNI bersenjata.

Perkara dugaan korupsi pengadaan smart board tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan di Bidang Pidsus Kejati Riau.

Status perkara ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) yang diterbitkan pada 15 Juli 2026.

Penggeledahan di Kantor Disdik Riau menjadi salah satu langkah penyidik dalam proses pengumpulan alat bukti.

Dokumen dan perangkat elektronik yang diamankan akan ditelusuri untuk memperjelas rangkaian dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan tersebut.

Hingga kini, Kejati Riau masih melakukan pemeriksaan saksi dan pemenuhan alat bukti.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai jumlah saksi yang telah diperiksa maupun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pansel umumkan 28 calon pimpinan BRKS yang lolos.(ilustrasi/int)28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Pemutihan pajak di Riau selama bulan Agustus 2026.(ilustrasi/int)Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai 1 Agustus 2026, Tunggakan 5 Tahun Bisa Bayar 2 Tahun
Malaria hantui warga Sinaboi, Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Malaria Masih Hantui Sinaboi, Warga Rohil Minta Pemerintah Lebih Serius
Syafrudin Iput serap aspirasi warga Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Pokir Rp11 Miliar Jadi Harapan, Syafrudin Iput Bawa Aspirasi Warga Bangko ke APBD 2027
Ilustrasi.Pajak Alat Berat Jadi Penyumbang PAD Terendah di Riau, Baru Capai 23,6 Persen
  Koalisi Keberlanjutan Media resmi berdiri.(foto: istimewa)20 Organisasi dan Institusi Bersatu, Koalisi Baru Ini Bidik Masa Depan Jurnalisme Indonesia
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)Gaji ke-13 ASN Rohil-Inhu Beres, Pemprov Riau Masih Kawal Hak Pegawai di Daerah
Jajaran top manajemen PT TAM usai Toyota GAZOO Racing Press Conference di booth Toyota.(foto: istimewa)Toyota GR Makin Diminati, Varian Sporty Sumbang Lebih dari 60% Penjualan
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)51 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 10 Titik Panas Sore ini
Perjuangan RS Bhayangkara Polda Riau dampingi dua anak osteogenesis imperfecta (foto/ist)3,5 Tahun Dampingi Dua Anak 'Tulang Kaca', RS Bhayangkara Polda Riau Beri Penanganan Komprehensif Tanpa Biaya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved