INHIL – Seorang nenek bernama Salasiah (65) menjadi korban serangan buaya saat mencuci di sungai belakang rumahnya di Parit Ogok, Desa Sungai Dusun, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir. Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan nyaris merenggut nyawa korban.
Saat kejadian, Salasiah tengah beraktivitas di tepi sungai. Tanpa peringatan, seekor buaya tiba-tiba muncul dari dalam air dan langsung menerkam tangan kiri korban. Serangan mendadak tersebut membuat korban terseret ke tengah sungai.
Aksi buaya itu disaksikan langsung oleh suami korban yang saat itu juga sedang mandi di tepian sungai. Panik melihat istrinya diterkam, sang suami berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Sejumlah warga yang berada di bantaran sungai segera berdatangan dan ikut berjibaku menyelamatkan korban.
Korban sempat diraih dan dipeluk oleh suaminya, sementara buaya masih menggigit. Dengan perlawanan seadanya, sang suami menendang buaya tersebut dibantu warga yang turut memukul dan menghalau hewan buas itu.
“Korban dipeluk oleh suaminya sambil menendang buaya tersebut. Beberapa warga yang kebetulan hendak mandi ikut membantu hingga korban berhasil ditarik ke darat,” ujar Antoni, warga setempat yang menyaksikan kejadian itu.
Setelah beberapa saat, buaya akhirnya melepaskan gigitannya dan menghilang ke dalam sungai. Korban yang mengalami luka serius kemudian berhasil dievakuasi ke darat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Akibat serangan tersebut, tulang lengan korban dilaporkan patah karena gigitan buaya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidy, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian.
“Kita sudah menerima laporan, anggota kita sebanyak empat orang langsung bergerak ke lokasi untuk menyisir dan mencari buaya yang telah menerkam warga,” kata Junaidy, Minggu (18/1/2026).
Tim DPKP Inhil mulai bergerak sekitar pukul 16.30 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 17.15 WIB. Penyisiran sungai dilakukan hingga pukul 19.05 WIB, namun buaya belum berhasil ditemukan. Buaya yang menyerang korban diperkirakan memiliki panjang sekitar tiga meter.
Junaidy mengimbau masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat mandi atau mencuci di perairan terbuka.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada. Jika melihat keberadaan buaya, segera laporkan kepada petugas agar bisa segera ditangani,” ujarnya seperti dikutip dari MCRiau.