www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Teror Monyet Liar di Tembilahan, 10 Warga Jadi Korban dalam Enam Hari
Sabtu, 01 Agustus 2026 - 12:06:21 WIB
Ilustrasi monyet ekor panjang diduga serang 10 warga Tembilahan (foto/int)
Ilustrasi monyet ekor panjang diduga serang 10 warga Tembilahan (foto/int)

TEMBILAHAN - Teror seekor monyet liar membuat warga Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, hidup dalam kewaspadaan tinggi. Dalam kurun waktu enam hari, sedikitnya 10 warga dilaporkan menjadi korban serangan primata tersebut.

Korban berasal dari berbagai kalangan, mulai dari balita, anak-anak, orang dewasa hingga lansia. Sejumlah korban mengalami luka akibat gigitan dan cakaran sehingga harus mendapatkan perawatan medis dan jahitan di rumah sakit.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil, Junaidi Ismail, mengatakan hasil penelusuran sementara mengindikasikan seluruh serangan dilakukan oleh seekor monyet yang sama.

"Berdasarkan identifikasi awal, pelaku teror diduga satu ekor monyet ekor panjang berwarna abu-abu dengan ukuran yang sangat besar," ungkap Junaidi pada Jumat (31/7/2026).

Teror tersebut pertama kali terjadi pada 25 Juli 2026. Saat itu, seorang warga yang sedang duduk santai di depan rumah tiba-tiba diserang tanpa sebab. Monyet tersebut menggigit dan mencakar korban sebelum melarikan diri ke kawasan permukiman di Parit 13 dan Parit 14.

Menurut Junaidi, primata itu memiliki cara bergerak yang tidak biasa. Monyet diduga memanfaatkan konstruksi rumah panggung khas kawasan pinggiran sungai untuk masuk ke permukiman warga.

Hewan tersebut bahkan merayap melalui kolong rumah dan masuk lewat celah papan lantai yang berlubang. Akibatnya, beberapa warga menjadi korban saat masih berada di dalam rumah, bahkan ketika sedang tertidur pada pagi hari.

"Beberapa warga yang sempat memergoki keberadaan monyet misterius ini mencoba melumpuhkannya menggunakan senapan angin," katanya dilansir dari MCRiau.

Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Monyet itu berhasil meloloskan diri dan kembali bersembunyi di kawasan permukiman.

Mengantisipasi munculnya korban baru, DPKP Inhil telah menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari personel evakuasi dan tenaga medis untuk memburu keberadaan monyet tersebut.

Selain melakukan pencarian, petugas kesehatan juga memberikan vaksin antirabies secara gratis kepada seluruh korban guna mencegah risiko penularan penyakit akibat gigitan hewan.

Meski situasi mulai berangsur kondusif dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal, pihak berwenang mengingatkan warga agar tetap waspada. Masyarakat diminta menutup celah-celah rumah yang dapat menjadi akses masuk hewan liar serta segera melapor kepada petugas apabila melihat keberadaan monyet ekor panjang berwarna abu-abu yang hingga kini masih belum berhasil ditangkap.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
 Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid (foto/int)DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru usai bantu penanganan Karhutla di Dayun (foto/int)Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru Usai Sepekan Padamkan Karhutla Siak
PWI Riau umumkan pemenang LKJ Raja Ali Kelana 2026, Fithriady Syam terbaik (foto/ist)PWI Riau Umumkan Karya Terbaik LKJ Raja Ali Kelana 2026
Kelapa sawit mitra plasma sepekan dihargai Rp3.976 per Kg (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Lagi, Tertinggi Rp3.976 per Kg
Ilustrasi BMKG prediksi asap mengintai Riau seharian (foto/int)Asap Mengintai Riau Seharian, Warga Diminta Tetap Waspada
  Kondisi kabut asap di Pekanbaru makin tebal (foto/Mimi)Kondisi Kabut Asap di Pekanbaru Makin Tebal dan Ganggu Jarak Pandang
Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal (foto/int)Karhutla Masih Jadi Perhatian, Riau Siagakan Helikopter dan Operasi Modifikasi Cuaca
Siswa di Pekanbaru kembali belajar secara daring akibat udara tidak sehat (foto/riki)PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Ketua APHI Komda Riau, Muller Tampubolon.APHI Riau: Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Padamkan Karhutla Paling Efektif
Ilustrasi Karhutla masih menghantui wilayah Riau (foto/int)4.127 Titik Panas Kepung Sumatra, Riau Catat 96 Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved