www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Tren Positif, Trafik Penumpang Bandara SSK II Meningkat Saat Lebaran
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Elevasi Waduk Koto Panjang Naik 1,97 Meter, PLTA Pastikan Kondisi Terkendali
Minggu, 11 Januari 2026 - 15:31:50 WIB
PLTA Koto Panjang terus pantau waduk (foto/int)
PLTA Koto Panjang terus pantau waduk (foto/int)

KAMPAR - Manajemen PLTA Koto Panjang kembali menyampaikan perkembangan terkini kondisi Waduk Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, pada Minggu (11/1/2026) pukul 07.00 WIB. Berdasarkan laporan terbaru, elevasi waduk saat ini berada di angka 81,59 meter di atas permukaan laut dan masih dalam status terkendali.

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, mengatakan debit air yang keluar melalui turbin tercatat sebesar 344,12 meter kubik per detik. Sementara itu, aliran air melalui pintu pelimpah atau spillway dengan dua pintu terbuka masing-masing 50 sentimeter mencapai 143,50 meter kubik per detik.

“Total outflow waduk saat ini sebesar 490,40 meter kubik per detik dan seimbang dengan inflow yang masuk ke waduk,” jelas Dhani.

Ia menjelaskan, elevasi waduk mengalami kenaikan signifikan sejak pembukaan pintu spillway atau early release yang dilakukan pada Selasa (30/12/2025). Saat pembukaan dilakukan, elevasi waduk berada di angka 79,62 mdpl.

“Dengan elevasi hari ini mencapai 81,59 mdpl, berarti terjadi kenaikan sekitar 1,97 meter sejak pintu spillway dibuka,” ujarnya.

Kenaikan elevasi tersebut dipengaruhi oleh tingginya curah hujan di wilayah hulu Sungai Kampar serta meningkatnya inflow waduk dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, Dhani memastikan kondisi waduk masih dalam pengendalian karena pengaturan debit air dilakukan secara ketat melalui kombinasi pengoperasian turbin dan pembukaan spillway.

Pembukaan pintu spillway sebelumnya telah melalui rapat Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan PLTA Koto Panjang pada Senin (29/12/2025) dan dilakukan sesuai prosedur early release. Keputusan tersebut diambil setelah Tinggi Muka Air waduk melampaui Rencana Tahunan Operasi Waduk 2025 lebih dari 50 sentimeter dalam waktu 24 jam.

Bahkan pada 29 Desember 2025 pukul 09.00 WIB, selisih elevasi waduk mencapai 1,5 meter, dengan elevasi aktual 79,20 mdpl sementara elevasi RTOW berada di angka 77,70 mdpl. Kondisi ini juga dipengaruhi keterbatasan operasional pembangkit, di mana saat itu PLTA Koto Panjang hanya mengoperasikan dua unit pembangkit sehingga debit air keluar melalui turbin tidak maksimal.

“Early release dilakukan sebagai langkah pengendalian inflow, outflow, dan elevasi waduk agar tetap berada dalam batas aman, terutama di tengah curah hujan tinggi di wilayah hulu,” tambah Dhani dilansir dari MCRiau.

Manajemen PLTA Koto Panjang memastikan pemantauan kondisi waduk dan aliran Sungai Kampar terus dilakukan secara intensif. Masyarakat di wilayah hilir waduk diimbau tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas, serta mengikuti informasi resmi dari PLTA Koto Panjang dan instansi terkait.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad.Tren Positif, Trafik Penumpang Bandara SSK II Meningkat Saat Lebaran
Ilustrasi.Libur Paskah 2026 Hadirkan Long Weekend, Ini Rinciannya
Rekayasa lalu lintas Flyover Kelok 9 masih berlaku (foto/ist)Arus Balik Lebaran, Kelok 9 Masih Berlaku One Way hingga Hari Ini
Arus balik memuncak, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar melonjak 300 persen (foto/int)Arus Balik Lebaran 2026, Ruas Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar Melonjak
Tiga desa di Pelalawan dikepung Karhutla.(ilustrasi/int)Pasca Lebaran, 3 Desa di Pelalawan Kembali Dikepung Titik Api
  Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru M Sabarudi ST.DPRD Ingatkan WFA Tak Ganggu Layanan Masyarakat di Pekanbaru
Polda Riau siagakan personel di seluruh jalur strategis (foto/ist)Malam Ini Diprediksi Puncak Arus Balik, Petugas Disiagakan 24 Jam
Hotspot Sumatera capai 355 titik, Riau jadi penyumbang terbesar (foto/int)Bengkalis dan Pelalawan Dominasi Hotspot Riau
Penyeberangan Dumai ke Rupat ramai (foto/int)Arus Wisata Membludak, Penyeberangan Dumai–Rupat Dipadati Penumpang
Pelaku pencuri sawit saat diamankan di Mapolsek Langgam.(foto: andi/halloriau.com)Aksi Senyap Gagal Total, Pencuri Sawit Ditangkap Polisi Pelalawan Saat Beraksi di Kebun
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved