www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kabut Asap Masih Mengkhawatirkan, DPRD Pekanbaru Minta Sekolah Tatap Muka Dievaluasi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Rumah Warga Pulau Gadang Terancam Amblas, BPBD Kampar Pasang Tanggul Darurat
Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:45:50 WIB
Rumah warga di Kampar nyaris amblas akibat abrasi.(foto: tribunpekanbaru.com)
Rumah warga di Kampar nyaris amblas akibat abrasi.(foto: tribunpekanbaru.com)

KAMPAR – Abrasi akibat meningkatnya debit air mengancam rumah warga di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau.

BPBD bersama Dinas PUPR Kampar memasang tanggul pasir darurat untuk mencegah pengikisan tanah meluas hingga merusak bangunan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kampar, Adi Candra Lukita mengatakan, kenaikan debit sungai kecil dipicu curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.

“Saluran air mengalami abrasi sampai berdampak terhadap rumah warga,” ungkap Adi, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, satu rumah menjadi bangunan yang paling terdampak karena pengikisan tanah sudah mendekati bagian rumah.

Penanganan sementara dilakukan dengan memasang tanggul pasir untuk menahan abrasi agar tidak semakin parah.

“Sementara kita memasang tanggul pasir darurat agar abrasi tidak bertambah parah,” katanya.

Adi menyebut curah hujan di wilayah Kampar cenderung meningkat selama tiga hari terakhir. Sejumlah kecamatan bahkan diguyur hujan deras pada Senin (12/10/2026).

Ancaman abrasi menambah persoalan kebencanaan yang dihadapi masyarakat Kampar.

Saat hujan meningkatkan risiko pengikisan tanah di sekitar aliran air, asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti wilayah tersebut.

Kualitas udara sempat membaik setelah hujan mengguyur sejumlah kawasan. Namun, pada Selasa (13/10/2026), kondisi udara kembali memburuk hingga dilaporkan berada pada kategori berbahaya.

Pemasangan tanggul pasir menjadi langkah awal untuk mengurangi risiko kerusakan rumah. Namun, efektivitas penanganan tersebut perlu dipantau, terutama jika hujan deras kembali meningkatkan debit air dan mempercepat pengikisan tanah.

Kondisi ini juga menuntut pemantauan lanjutan terhadap rumah yang terancam, termasuk kemungkinan pengamanan area dan langkah perlindungan bagi penghuni apabila abrasi terus mendekati bangunan.

Hingga informasi ini disampaikan, belum ada keterangan mengenai kebutuhan relokasi warga maupun rencana penanganan permanen untuk mencegah abrasi berulang di Desa Pulau Gadang.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kabut asap di Pekanbaru masih mengkhawatirkan.(foto: kompas.com)Kabut Asap Masih Mengkhawatirkan, DPRD Pekanbaru Minta Sekolah Tatap Muka Dievaluasi
Rumah warga di Kampar nyaris amblas akibat abrasi.(foto: tribunpekanbaru.com)Rumah Warga Pulau Gadang Terancam Amblas, BPBD Kampar Pasang Tanggul Darurat
Wakil Walikota Pekanbaru,  Markarius Anwar.(foto: rri.co.id)Pemko Pekanbaru Ajak Pemuda Bersihkan Lingkungan dan Pulihkan Penghijauan Jalan
Ketua DPRD Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid.(foto: int)APBD-P Pekanbaru Rp3,2 Triliun Baru Cair Akhir Oktober, Banjir Mendesak Ditangani
Ilustrasi harga sawit plasma Riau periode 14–20 Oktober 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
  Polda Riau gandeng M4CR pulihkan mangrove tingkatkan kesejahteraan warga pesisir (foto/rivo)Polda Riau Gandeng M4CR, Pulihkan Mangrove Sekaligus Tingkatkan Kesejahteraan Warga Pesisir
Ratusan mahasiswa geruduk Kantor Gubernur Riau akibat kabut asap belum reda.(foto: tribunpekanbaru.com)Kabut Asap Masih Pekat, Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur Riau
SHR Manager RAPP, H Mabrur AR dan Fire Department Coordinator RAPP, Sulaiman bersama Bupati Pelalawan, Zukri dalam kegiatan Helat Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
Ketua DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Provinsi Riau, Dr (HC) Donny Satria Putra (foto/ist)Permintaan Rumah Subsidi di Riau Masih Tinggi, Himperra Keluhkan Harga Material Mahal
Ilustrasi Bansos pendidikan tahap I sudah dikirim Pemprov Riau (foto/int)Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa, Anggaran Capai Rp6,7 M
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved