KUANSING - Lapangan Limuno Teluk Kuantan memutih sejak Rabu (27/05/2026) pagi. Ribuan masyarakat Kecamatan Kuantan Tengah berbondong-bondong memadati area terbuka hijau tersebut sejak pukul 06.30 WIB untuk menunaikan ibadah Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama jajaran Pemkab Kuansing.
Namun, Iduladha tahun ini terasa berbeda. Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby melemparkan angle pandangan yang lebih besar, menjadikan Iduladha sebagai batu loncatan sosial untuk menyukseskan dua mega-event provinsi yang sudah di depan mata.
Kabupaten Kuansing bersiap menjadi pusat perhatian menyusul ditunjuknya daerah berjuluk "Negeri Jalur" ini sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-44 yang akan dihelat pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026, disusul dengan Festival Budaya Pacu Jalur Rayon II.
“Semangat Hari Raya Idul Adha harus dijadikan momentum penting untuk memperkuat rasa kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong antar sesama masyarakat di Negeri Jalur,” ujar Suhardiman Amby.
Geliat ekonomi dan kesalehan sosial masyarakat Kuansing tahun ini tercatat sangat tinggi.
Berdasarkan data yang dihimpun secara vertikal, total hewan kurban di seluruh wilayah Kuantan Singingi menyentuh angka fantastis, yakni 3.880 ekor.
Menariknya, Masjid Agung Ar Raudhah Kuansing mengelola 23 ekor hewan kurban, yang di dalamnya termasuk satu ekor sapi bantuan khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Bupati menegaskan, tumpukan angka kurban ini bukan sekadar statistik, melainkan simbol runtuhnya ego sektoral dan sekat pembatas di tengah masyarakat.
“Pada tahun ini, berdasarkan data yang dihimpun, total keseluruhan hewan kurban di Kabupaten Kuantan Singingi mencapai 3.880 ekor," ucap Suhardiman.
"Khusus di Masjid Agung Ar Raudhah Kuansing, terdapat 23 ekor hewan kurban ditambah 1 ekor sapi bantuan khusus dari Bapak Presiden Republik Indonesia,” sambungnya.
Bupati yang akrab disapa Datuk Panglimo Dalam ini menambahkan bahwa esensi kurban adalah instrumen keadilan sosial.
Melalui distribusi daging yang merata, masyarakat yang berkecukupan langsung menyokong mereka yang membutuhkan.
Menutup arahannya, Suhardiman meminta masyarakat Kuansing bersiap menghadapi gelombang kedatangan kafilah, ofisial, dan wisatawan dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
Ia mengimbau keras agar seluruh elemen warga menjaga kebersihan lingkungan, stabilitas ketertiban, serta menunjukkan karakter asli masyarakat Kuansing yang ramah dan beradab.
"Kita harus mencerminkan sikap sopan santun yang tinggi agar para tamu dari berbagai kabupaten/kota se-Riau merasa nyaman dan berkesan selama berada di Kuansing," tegasnya.
Sebelum pelaksanaan Salat Ied dimulai, Pemkab Kuansing terlebih dahulu mengumumkan para pemenang Lomba Pawai Takbir yang telah menghentak dan memperindah jalanan Teluk Kuantan pada Selasa malam (26/5/2026).
Apresiasi berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan diserahkan langsung oleh Bupati secara simbolis kepada 9 perwakilan pengurus masjid dan surau yang menjadi peserta.
Pemenang Lomba Pawai Takbir Iduladha 1447 H/2026 M Kabupaten Kuansing, yakni Juara I Surau Sukun, Desa Sawah. Juara II Surau Al Gani, Seberang Taluk Hilir. Juara III Masjid Raya Pasar, Teluk Kuantan.
Penyerahan hadiah ini disaksikan dengan riuh tepuk tangan oleh jajaran pejabat Forkopimda serta seluruh jemaah yang hadir, menutup rangkaian ibadah pagi Iduladha di Kuansing dengan penuh rasa syukur dan optimisme menyambut gelaran budaya tingkat provinsi bulan depan.