JAKARTA – Transformasi digital sektor telekomunikasi memasuki babak baru. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi memperkuat sistem keamanan pelanggan melalui implementasi registrasi kartu SIM berbasis biometrik wajah dan eSIM yang terintegrasi langsung dengan database kependudukan nasional.
Inovasi ini mengandalkan teknologi face recognition berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dilengkapi fitur liveness detection untuk mencegah pemalsuan identitas.
Sistem tersebut terhubung langsung dengan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), memastikan validitas identitas pelanggan secara real-time.
Direktur & Chief Regulatory XLSMART, Merza Fachys, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar peningkatan fitur teknis, melainkan komitmen strategis perusahaan dalam menjaga kepercayaan pelanggan.
“Implementasi verifikasi biometrik ini adalah komitmen nyata XLSMART dalam meningkatkan standar keamanan data pelanggan. Dengan validasi yang terhubung langsung ke database Dukcapil, kami memastikan setiap identitas pelanggan valid dan terlindungi dari potensi penyalahgunaan,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Ia menambahkan, teknologi ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi operator yang paling dipercaya dan dicintai pelanggan.
Salah satu perubahan signifikan terletak pada durasi proses. Jika sebelumnya registrasi kartu memerlukan waktu 5–7 menit, kini dapat diselesaikan dalam kurang dari satu menit melalui sistem otomatis berbasis biometrik.
Teknologi pengenalan wajah modern memiliki tingkat akurasi 95–99 persen berdasarkan standar National Institute of Standards and Technology (NIST).
Sementara studi GSMA menunjukkan, penerapan identitas digital berbasis biometrik mampu menekan potensi identitas ganda lebih dari 80 persen dan meningkatkan efisiensi manajemen penipuan hingga 30 persen.
XLSMART juga menegaskan penerapan prinsip security by design dan data minimization. Data biometrik tidak disimpan oleh perusahaan, melainkan langsung diteruskan secara aman ke sistem Dukcapil untuk validasi dan tidak tersimpan setelah proses selesai.
Sistem keamanan XLSMART telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 dan ISO 27701, serta lulus uji Presentation Attack Detection (ISO 30107-3) dengan tingkat kecocokan data ke Dukcapil di atas 95 persen dan tingkat keluhan yang sangat rendah.
Untuk menjamin akses merata, XLSMART menyediakan registrasi biometrik di 143 titik layanan di seluruh Indonesia, meliputi 94 XL Center dan 51 Galeri Smartfren.
Wilayah prioritas mencakup Jabodetabek, Jawa Timur, dan Sumatera dengan densitas pelanggan tinggi.
Selain layanan fisik, registrasi dapat dilakukan secara mandiri melalui Website resmi XL, AXIS, dan Smartfren, Aplikasi myXL, AXISNET dan mySF.
Skema ini memperluas inklusi digital dan memungkinkan pelanggan melakukan registrasi kapan saja dan di mana saja.
Seiring penguatan keamanan berbasis biometrik, adopsi eSIM XLSMART juga menunjukkan pertumbuhan konsisten. Hingga saat ini, jumlah pengguna eSIM telah melampaui 1,6 juta pelanggan.
Integrasi biometrik dalam proses aktivasi eSIM turut meminimalkan hambatan teknis sekaligus memastikan standar keamanan yang setara dengan kartu fisik.
Langkah ini mempertegas arah strategi XLSMART dalam membangun ekosistem telekomunikasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus responsif terhadap tantangan keamanan siber.
Cara Registrasi SIM dengan Biometrik XLSMART
1. Melalui Website XL dan AXIS
- Akses laman registrasi resmi.
- Masukkan nomor kartu dan NIK.
- Pilih metode OTP atau PUK.
- Lakukan swafoto sesuai panduan (tanpa masker/kacamata, pencahayaan cukup).
- Sistem memvalidasi otomatis ke Dukcapil.
- Jika sesuai, kartu langsung aktif.
2. Melalui Aplikasi myXL atau AXISNET
- Masukkan nomor kartu.
- Pilih “Registrasi dengan Biometrik”.
- Input NIK dan lakukan selfie sesuai instruksi.
- Validasi otomatis dan aktivasi selesai.
3. Melalui Website Smartfren dan Aplikasi mySF
- Masukkan nomor kartu.
- Verifikasi OTP dan PUK.
- Input NIK dan lakukan video check.
- Setelah notifikasi “Aktivasi Berhasil” muncul, kartu siap digunakan.
Program ini telah melalui tahap uji coba sejak September 2025 di gerai fisik dan kanal digital. Dengan implementasi penuh pada 2026, XLSMART memposisikan diri sebagai pelopor standar keamanan registrasi SIM berbasis biometrik di Indonesia.
Inisiatif tersebut sekaligus menjadi fondasi penting dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional yang lebih aman, inklusif, dan terpercaya.(rilis)