www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Jejak Berkah PHR Zona 1, Puluhan Hewan Kurban Mengalir ke Pelosok Sumatera
 
Eksplorasi Rasa Nusantara di Pekanbaru: Menjajal Sop Buntut APK hingga Martabak Mesir Mewah ala Aryaduta
Rabu, 27 Mei 2026 - 13:22:21 WIB
Chef Sanusi dan Tim Food & Beverage, Diki memperkenalkan program kuliner Sapta Rasa Hotel Aryaduta Pekanbaru.(foto: meri/halloriau.com)
Chef Sanusi dan Tim Food & Beverage, Diki memperkenalkan program kuliner Sapta Rasa Hotel Aryaduta Pekanbaru.(foto: meri/halloriau.com)

PEKANBARU - Lanskap kuliner di Kota Bertuah kembali bergeliat. Menolak pasrah pada gempuran tren makanan instan dan barat, Hotel Aryaduta Pekanbaru mengambil langkah berani dengan merilis program kuliner nasional bertajuk "Sapta Rasa".

Inisiatif ini bukan sekadar menambah daftar menu di restoran hotel, melainkan sebuah gerakan kebudayaan untuk membawa cita rasa otentik Nusantara naik kelas lewat presentasi modern.

Melalui program ini, Aryaduta Pekanbaru mengurasi enam menu signature, terdiri dari tiga makanan utama dan tiga minuman yang dirancang khusus memikat lidah generasi masa kini tanpa kehilangan ruh tradisinya.

Di balik kepulan asap dapur hotel, tim kuliner yang dipimpin Chef Sanusi bekerja keras memastikan setiap bumbu meresap sempurna.

Ia menjelaskan, kunci dari program Sapta Rasa ini adalah konsistensi rasa otentik yang dikemas secara estetik.

"Kami ingin tamu tidak hanya sekadar kenyang, tapi merasakan pengalaman emosional lewat makanan," ujar Chef Sanusi.

"Proses memasak seperti Sop Buntut APK kami lakukan dengan teknik presisi agar dagingnya lembut namun kaldunya tetap kaya rempah dan comforting," sambungnya.

Bagi pecinta kuliner Sumatra, Aryaduta menghadirkan Dendeng Batokok seharga Rp120 ribu dengan karakter sambal yang pedas aromatik.

Tak ketinggalan, Martabak Mesir seharga Rp59 ribu ikut disajikan sebagai pilihan appetizer renyah berbumbu tebal khas Timur Tengah yang akrab di lidah lokal.

Namun, primadona utama yang dinilai paling mewakili identitas daerah tetap jatuh pada menu berkuah legendaris mereka, yakni Sop Buntut APK seharga Rp179 ribu.

Tidak lengkap rasanya jika hidangan berat tidak ditutup dengan minuman yang menggugah indra perasa.

Di sinilah tim Food & Beverage yang diwakili Diki mengambil peran penting. Mereka memadukan unsur tradisional Melayu dengan teknik meracik minuman modern.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Es Laksamana Mengamuk seharga Rp45 ribu.

Minuman tradisional khas Riau berbahan dasar mangga kweni ini diinterpretasikan ulang dengan tampilan yang lebih elegan dan menyegarkan.

"Kami mempertahankan karakter lokal yang kuat dari Es Laksamana Mengamuk, namun visual dan keseimbangan rasanya kami tingkatkan agar masuk ke selera pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan luar kota," kata Diki.

Bagi mereka yang mencari ketenangan setelah seharian beraktivitas, Aryaduta menawarkan Capucino Ginger seharga Rp40 ribu, sebuah eksperimen berani yang memadukan kopi espresso lembut dengan kehangatan jahe alami.

Sementara bagi pemburu kesegaran visual, Blue Sunrise Lagoon Rp52 ribu hadir membawa kombinasi rasa buah yang ringan dan ceria.

Peluncuran kampanye dengan jargon “Taste of Indonesia, Elevated” ini mempertegas posisi Aryaduta Pekanbaru yang tidak lagi sekadar menjadi tempat menginap, melainkan destinasi wisata kuliner utama di Pekanbaru.

Manajemen hotel optimistis bahwa kurasi bahan baku berkualitas tinggi dan narasi kuat di setiap piring akan menarik perhatian, baik dari masyarakat lokal maupun tamu in-house.

Sapta Rasa menjadi bukti nyata bahwa kuliner tradisional Indonesia punya ruang VIP di era modern jika dikelola dengan kreativitas tanpa batas.

Penulis: Meri
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Energi kebersamaan PHR Zona 1 lewat distribusi puluhan hewan kurban.(foto: andi/halloriau.com)Jejak Berkah PHR Zona 1, Puluhan Hewan Kurban Mengalir ke Pelosok Sumatera
Heli water bombing dikerahkan padamkan Karhutla di Riau.(ilustrasi/int)Helikopter Water Bombing Gempur Tiga Titik Karhutla Riau yang Masih Membara
Pemadaman karhutla di Siak dan Rohil.(foto: mcr)Karhutla di Siak dan Rohil Belum Usai, Kini Pelalawan Ikut Menyala
  Pesta For8ver Bloom, Living World Pekanbaru jadi kiblat lifestyle generasi muda di Riau.(foto: risnaldi/halloriau.com)Transformasi 8 Tahun Living World Pekanbaru: Dari Pusat Belanja Menuju Kiblat Wisata Halal Nasional
Pekanbaru tetapkan status siaga darurat Karhutla.(foto: mcr)Hadapi Puncak El Nino, Pekanbaru Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla Hingga 30 November
Strategi BI Riau sulap kopi liberika asal Meranti jadi senjata baru ekonomi berkelanjutan.(foto: barkah/halloriau.com)Bidik Pasar Dunia, BI Riau Dorong Kopi Liberika Meranti Jadi Motor Baru Ekonomi Hijau
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved