NTT - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk memastikan seluruh base transceiver station (BTS) yang sebelumnya terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah kembali beroperasi.
Pemulihan konektivitas tersebut kini diikuti penyaluran bantuan logistik dan fasilitas komunikasi bagi warga di lima kabupaten terdampak.
Melalui program XLSMART Peduli Bencana, bantuan mulai disalurkan sejak 21 Agustus 2026 ke Kabupaten Nagekeo, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, dan Sikka.
Pemulihan jaringan menjadi langkah awal XLSMART untuk memastikan masyarakat tetap dapat berkomunikasi, termasuk untuk menghubungi keluarga, memperoleh informasi, serta mendukung koordinasi pemerintah, relawan, dan masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.
Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSMART, Reza Z Mirza mengatakan, pemulihan jaringan menjadi prioritas perusahaan sejak kondisi bencana terjadi.
“Pemulihan jaringan menjadi salah satu prioritas kami sejak awal agar masyarakat tetap memiliki akses komunikasi yang sangat dibutuhkan dalam kondisi bencana. Saat ini seluruh BTS XLSMART yang terdampak telah kembali beroperasi,” kata Reza, Kamis (27/8/2026).
Menurut Reza, perusahaan tidak hanya berfokus pada pemulihan infrastruktur telekomunikasi. XLSMART juga berupaya memberikan bantuan yang dapat langsung digunakan masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan.
“Bagi kami, dukungan kepada masyarakat tidak berhenti ketika jaringan kembali pulih. Kami ingin memastikan kehadiran XLSMART juga dapat memberikan manfaat langsung bagi warga dalam menjalani proses pemulihan,” tuturnya.
Program XLSMART Peduli Bencana mencakup bantuan bahan kebutuhan pokok serta fasilitas komunikasi bagi warga terdampak.
Dukungan komunikasi tersebut diberikan dalam bentuk kartu SIM dengan paket data 6 GB, gratis telepon selama 10 menit dan 10 SMS ke seluruh operator.
Selain itu, tersedia fasilitas komunikasi tanpa batas untuk sesama pengguna XL dan AXIS.
Fasilitas tersebut diharapkan membantu warga tetap terhubung dengan keluarga sekaligus memperoleh informasi penting selama aktivitas pemulihan berlangsung.
Kembalinya jaringan telekomunikasi juga memiliki fungsi lebih luas. Konektivitas dapat membantu memperlancar komunikasi antara pemerintah daerah, masyarakat, relawan, dan berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan pascabencana.
Di sisi lain, normalnya jaringan diharapkan mendukung masyarakat untuk secara bertahap kembali menjalankan aktivitas sosial maupun ekonomi.
Dalam menyalurkan bantuan, XLSMART menggandeng sejumlah pihak, di antaranya Daarut Tauhid Peduli, Wahana Visi Indonesia, pemerintah setempat, serta komunitas lokal.
Kolaborasi tersebut dilakukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara efektif dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi di masing-masing wilayah.
Sebelum jaringan kembali sepenuhnya beroperasi, tim teknis XLSMART melakukan pemantauan selama 24 jam.
Berbagai sumber daya dikerahkan untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang terdampak.
Proses pemulihan menyesuaikan kondisi lapangan, termasuk akses menuju lokasi, ketersediaan pasokan listrik, serta situasi di setiap wilayah terdampak.
Meski seluruh BTS yang sebelumnya mengalami gangguan telah kembali menyala, XLSMART masih melakukan pemantauan terhadap performa jaringan.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan dan memastikan konektivitas tetap tersedia bagi masyarakat.
XLSMART menempatkan program Peduli Bencana dalam dua tahap dukungan. Tahap pertama berfokus pada pemulihan konektivitas agar komunikasi tetap berjalan pada masa tanggap darurat.
Tahap berikutnya diarahkan pada pemulihan masyarakat melalui bantuan kebutuhan pokok dan fasilitas komunikasi.(rilis)