www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tragis, Warga Rangsang Tewas Gantung Diri di Bulan Ramadan, Diduga karena Masalah Ekonomi
Minggu, 02 Maret 2025 - 14:27:16 WIB
Seorang pria paruh baya berusia 60 tahun, berinisial SY alias Jantan mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan lehernya.
Seorang pria paruh baya berusia 60 tahun, berinisial SY alias Jantan mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan lehernya.

SELATPANJANG - Bulan Ramadan yang penuh berkah yang seharusnya difokuskan untuk beribadah dikejutkan dengan kabar duka dari Desa Sungai Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti. Seorang pria paruh baya berusia 60 tahun, berinisial SY mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan lehernya.

Ia ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di dalam rumahnya pada Minggu (2/3/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh istrinya yang baru pulang dari melihat nelayan mencari ikan yang tak jauh dari rumahnya. Saat masuk ke dalam rumah, sang istri langsung histeris melihat suaminya dalam kondisi mengenaskan. Teriakannya membuat warga sekitar bergegas datang dan melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian serta tenaga kesehatan.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh bidan desa, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 09.00 pagi.

Kepala Desa Sungai Gayung Kiri, Perdana Noriowati saat dikonfirmasi membenarkan ada warganya yang meninggal karena bunuh diri.

"Iya benar, ada salah satu warga saya di Dusun I Kampung Tengah yang meninggal dunia diduga karena gantung diri di rumahnya. Hal ini pertama kali diketahui oleh istrinya saat pulang ke rumah. Kejadian itu berlangsung cepat, karena saat istrinya keluar dari rumah, kondisi suaminya masih baik-baik saja," ungkap Perdana.

Saat ditanya mengenai penyebab korban mengakhiri hidupnya, Perdana menyebutkan bahwa dugaan sementara adalah faktor ekonomi.  

"Belum diketahui secara pasti, namun dari informasi yang kami terima, korban diduga memiliki hutang dan belum bisa membayarnya," tambahnya.

Kapolsek Rangsang, Ipda Dominikus Turnip, SE, membenarkan peristiwa tragis yang terjadi di Desa Sungai Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti, di mana seorang pria berinisial SY alias Jantan ditemukan tewas dengan kondisi tergantung di dalam rumahnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Satu-satunya indikasi adalah jeratan tali di leher, sehingga korban dinyatakan meninggal dunia karena bunuh diri.

"Iya benar, saat ini korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Untuk keterangan lebih lanjut akan kami informasikan kemudian," ujar Ipda Dominikus Turnip.

Hingga kini, pihak Kepolisian masih mendalami motif korban mengakhiri hidupnya. Dugaan sementara mengarah pada tekanan ekonomi, namun penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan. 

Penulis : Ali Imroen



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
 Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid (foto/int)DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru usai bantu penanganan Karhutla di Dayun (foto/int)Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru Usai Sepekan Padamkan Karhutla Siak
PWI Riau umumkan pemenang LKJ Raja Ali Kelana 2026, Fithriady Syam terbaik (foto/ist)PWI Riau Umumkan Karya Terbaik LKJ Raja Ali Kelana 2026
Kelapa sawit mitra plasma sepekan dihargai Rp3.976 per Kg (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Lagi, Tertinggi Rp3.976 per Kg
Ilustrasi BMKG prediksi asap mengintai Riau seharian (foto/int)Asap Mengintai Riau Seharian, Warga Diminta Tetap Waspada
  Kondisi kabut asap di Pekanbaru makin tebal (foto/Mimi)Kondisi Kabut Asap di Pekanbaru Makin Tebal dan Ganggu Jarak Pandang
Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal (foto/int)Karhutla Masih Jadi Perhatian, Riau Siagakan Helikopter dan Operasi Modifikasi Cuaca
Siswa di Pekanbaru kembali belajar secara daring akibat udara tidak sehat (foto/riki)PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Ketua APHI Komda Riau, Muller Tampubolon.APHI Riau: Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Padamkan Karhutla Paling Efektif
Ilustrasi Karhutla masih menghantui wilayah Riau (foto/int)4.127 Titik Panas Kepung Sumatra, Riau Catat 96 Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved