TANGERANG – PT BYD Motor Indonesia memperkenalkan generasi terbaru BYD M6 EV pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Multi Purpose Vehicle (MPV) listrik tersebut hadir dengan sejumlah pembaruan pada sektor baterai, performa, teknologi kabin, hingga efisiensi.
Peluncuran ini sekaligus melengkapi lini BYD M6 yang kini tersedia dalam dua pilihan teknologi penggerak, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) atau kendaraan listrik murni dan Dual Mode (DM) yang mengombinasikan motor listrik dengan mesin bensin sebagai pendukung.
BYD M6 pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2024 sebagai MPV listrik global. Melalui penyegaran terbaru ini, perusahaan menawarkan pilihan yang lebih luas bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik sepenuhnya maupun teknologi elektrifikasi dengan fleksibilitas lebih tinggi.
Jarak Tempuh Capai 450 Kilometer
Salah satu pembaruan utama terdapat pada peningkatan kapasitas baterai varian Standard menjadi 58 kWh. Dengan baterai tersebut, BYD mengklaim M6 EV mampu menempuh jarak hingga 450 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Selain itu, tenaga maksimum meningkat menjadi 150 kW dengan torsi puncak 310 Nm. Peningkatan performa tersebut membuat akselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam diklaim dapat dicapai dalam waktu 7,9 detik pada varian Standard.
Di sektor interior, BYD menghadirkan panel instrumen Full LCD berukuran 10,25 inci serta transmisi model column shifter yang dirancang untuk memberikan ruang kabin lebih lapang sekaligus mempermudah pengoperasian kendaraan.
BYD memasarkan BYD M6 EV Standard dengan harga Rp395 juta.
Hadirkan Pilihan EV dan Dual Mode
Selain memperbarui versi kendaraan listrik murni, BYD juga memperkuat strategi kendaraan energi baru melalui kehadiran varian Dual Mode (DM).
Pada varian EV, kendaraan digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik tanpa menghasilkan emisi gas buang saat digunakan. Sementara itu, teknologi Dual Mode mengusung konsep electric first, di mana motor listrik menjadi penggerak utama, sedangkan mesin bensin akan bekerja secara otomatis ketika diperlukan untuk meningkatkan efisiensi maupun memperpanjang jarak tempuh.
Melalui dua pilihan sistem penggerak tersebut, BYD menargetkan berbagai kebutuhan mobilitas konsumen, baik untuk penggunaan harian di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.
Diproduksi di Indonesia
BYD menyatakan generasi terbaru M6 EV diproduksi sepenuhnya di Indonesia sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat industri kendaraan energi baru di pasar domestik.
Berdasarkan data perusahaan, selama semester pertama 2026, BYD bersama DENZA mencatat penjualan lebih dari 26.000 unit kendaraan energi baru di Indonesia.
Selain itu, BYD mengungkapkan telah menerima lebih dari 4.000 pesanan untuk BYD M6 DM sejak model tersebut diperkenalkan pada Mei 2026.
Untuk mendukung layanan purnajual, jaringan BYD kini telah berkembang menjadi lebih dari 100 titik layanan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Selama GIIAS 2026, BYD juga menampilkan berbagai teknologi andalannya, seperti Blade Battery, e-Platform 3.0, dan Dual Mode (DM). Pengunjung dapat mencoba simulator teknologi Dual Mode untuk melihat simulasi efisiensi energi dalam berbagai kondisi perjalanan, serta mengikuti sesi test drive berbagai model kendaraan listrik dan Dual Mode yang dipamerkan.