SUASANA jalanan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menjelang siang pada Sabtu (19/9/2026) lalu, terlihat mulai menunjukkan kepadatan. Antrean kendaraan terlihat di sejumlah persimpangan lampu merah, termasuk kawasan Jalan Tuanku Tambusai hingga Jalan Sudirman.
Berbagai jenis kendaraan, khususnya roda dua dan roda empat, tampak memenuhi ruas jalan. Kondisi lalu lintas yang padat seperti ini sekaligus menjadi medan yang menarik untuk menguji kelincahan sebuah sepeda motor skutik.
Momen tersebut akan menjadi keuntungan tersendiri bagi awak media dan vlogger yang mengikuti iven Press & Post Motorie. Dalam kegiatan ini, peserta akan diajak berkeliling Kota Pekanbaru menggunakan berbagai tipe motor Honda untuk merasakan langsung kenyamanan, kehandalan berkendara sekaligus menerapkan prinsip #Cari_Aman, sesuai dengan tagline keselamatan berkendara yang selalu dikampanyekan Honda dalam berbagai aktivitasnya.
Sebagai salah satu peserta, saya berkesempatan mencoba langsung All New Honda BeAT Deluxe Smart Key warna matte brown. Pengujian kali ini akan difokuskan pada bagaimana karakter motor skutik tersebut ketika digunakan menghadapi kondisi jalan perkotaan, mulai dari posisi berkendara, kelincahan bermanuver, kenyamanan suspensi hingga respons mesin.
Perjalanan Dimulai dari Capella Honda 88
Hal pertama yang akan saya rasakan tentu adalah posisi duduk. All New Honda BeAT memiliki karakter posisi berkendara yang menurut saya cukup Indonesia banget. Posisi duduknya diperkirakan akan terasa pas untuk mayoritas pengendara Indonesia yang rata-rata tidak terlalu jangkung.
Dengan tinggi badan sekitar 163 cm, posisi duduk tersebut akan cukup membantu ketika harus melakukan manuver di antara kendaraan yang memenuhi jalan. Pengendara tidak akan terlalu kesulitan untuk menopang motor ketika berhenti maupun ketika harus bergerak perlahan di tengah kemacetan.
Joknya memiliki ketinggian sekitar 740 mm dari permukaan tanah. Dimensi tersebut akan membuat jok relatif mudah dijangkau, termasuk bagi pengendara dengan tinggi badan sekitar 160-an cm.
Busa joknya juga terasa empuk sehingga perjalanan dalam waktu cukup lama di atas skutik ini diperkirakan tidak akan terlalu melelahkan.
Menariknya, jok rendah tersebut akan dipadukan dengan dek kaki yang terasa cukup tebal. Ketebalan ini tidak terlepas dari penempatan aki di bawah area pijakan kaki.
Sementara itu, walaupun posisi setangnya sedikit rendah. Namun, karakter tersebut justru akan terasa membantu ketika motor digunakan untuk aktivitas harian. Setang yang ringan akan memudahkan pengendara melakukan manuver, terutama ketika harus berpindah jalur atau menyelip di antara kendaraan pada kondisi lalu lintas padat.
Handling Lincah di Tengah Kemacetan
All New Honda BeAT akan mengandalkan sasis eSAF yang juga digunakan pada Honda Genio. Dengan bobot sekitar 90 kg untuk versi CBS-ISS, motor ini akan memiliki karakter handling yang ringan dan lincah.
Karakter tersebut nantinya akan terasa ketika motor diajak bermanuver di tengah kepadatan lalu lintas Pekanbaru.
Saat digunakan menikung dengan kecepatan sedikit lebih tinggi, All New BeAT diperkirakan tetap terasa mudah dikendalikan. Motor akan terasa lincah dan mengikuti arah kemudi dengan baik.
Ban bawaan yang sudah menggunakan tipe tubeless juga akan menjadi salah satu faktor pendukung. Grip ban akan diuji dalam berbagai kondisi permukaan jalan, baik ketika kondisi kering maupun saat menghadapi jalan yang basah.
Kombinasi bobot motor yang ringan dan penggunaan pelek 14 inci juga akan membuat All New BeAT relatif mudah dikendalikan ketika harus bermanuver di tengah kemacetan.
Sektor suspensi juga akan menjadi bagian yang menarik untuk diuji. Karakter kedua suspensinya diperkirakan cukup empuk, terutama ketika motor digunakan sendirian. Kondisi ini tentunya akan memberikan kenyamanan ketika harus melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Namun, karakter suspensi yang empuk dan bobot motor yang ringan juga berpotensi memiliki konsekuensi tersendiri.
Ketika motor dibawa pada kecepatan tinggi, terutama di atas 70 km/jam, bodi berpotensi terasa sedikit ringan atau seperti melayang. Karakter tersebut nantinya akan menjadi salah satu hal yang akan saya perhatikan selama pengujian.

Penjelasan mengenai New Honda BeAT dan Vario Evo 160 kepada para jurnalis dan vlogger.
Menguji Karakter Mesin 110 cc
Selain handling, performa mesin All New Honda BeAT juga akan menjadi bagian penting dalam pengujian.
New Honda BeAT menggunakan mesin 110 cc SOHC eSP dengan tenaga sekitar 9 PS dan torsi 9,2 Nm.
Karakter mesin tersebut diperkirakan akan lebih terasa cocok untuk penggunaan di dalam kota. Tarikan bawah akan diuji untuk melihat seberapa responsif ketika digunakan menghadapi kondisi stop and go di tengah kemacetan.
Bagi pengendara yang menyukai gaya berkendara santai, karakter mesin ini kemungkinan akan terasa menyenangkan. Bukaan gas yang tidak terlalu besar akan membuat motor melaju dengan ringan.
Namun, untuk kebutuhan berkendara yang lebih agresif, terutama ketika harus sering melakukan overtaking, karakter mesinnya akan menjadi bagian yang menarik untuk diperhatikan.
Pada kisaran kecepatan 50-70 km/jam, respons mesin kemungkinan akan terasa tidak seagresif pada putaran bawah. Karena itu, ketika akan menyalip kendaraan, pengendara perlu menjaga momentum dan mengatur bukaan gas dengan tepat.
Karakter bukaan gas juga akan diuji. Jika gas langsung dibuka besar, respons awal belum tentu langsung memberikan dorongan yang agresif. Pengendara kemungkinan akan lebih mendapatkan respons yang nyaman jika bukaan gas dilakukan secara bertahap.
Dengan karakter seperti itu, mesin All New Honda BeAT tampaknya akan lebih sesuai untuk gaya berkendara santai dan penggunaan perkotaan. Sementara untuk perjalanan keluar kota di jalur yang relatif sepi, karakter mesinnya akan lebih terasa ketika motor dijaga pada kecepatan konstan.
Menguji Efisiensi Konsumsi BBM
Karakter mesin tersebut juga menarik untuk diuji dari sisi konsumsi bahan bakar.
Dengan karakter yang cenderung mendorong pengendara untuk menjaga kecepatan dan tidak terlalu sering membuka gas secara agresif, efisiensi bahan bakar akan menjadi salah satu hal yang akan diamati selama perjalanan.
Dalam pengujian nanti, saya akan mencoba menggunakan bensin beroktan 92 dan melihat seberapa jauh konsumsi bahan bakar yang bisa dicapai dengan gaya berkendara harian.
Jika pengendara lebih agresif dan lebih sering membuka gas dalam-dalam, konsumsi bahan bakar tentunya berpotensi berbeda.
Sebaliknya, jika pengendara lebih kalem, berusaha mempertahankan Eco Indicator tetap menyala dan menjaga kecepatan tidak lebih dari sekitar 50 km/jam, klaim efisiensi Honda hingga 60,6 km/liter akan menarik untuk dibandingkan dengan hasil penggunaan di kondisi nyata.
Menjajal Fitur Smart Key
Selain performa dan kenyamanan, satu fitur yang juga akan saya coba adalah Smart Key.
Sistem keyless tersebut memungkinkan pengendara mengoperasikan motor tanpa harus memasukkan anak kunci fisik. Selama remote berada dalam jangkauan, motor dapat diaktifkan dengan sistem yang tersedia pada kendaraan.
Fitur ini saya uji ketika rombongan berhenti di salah satu resto atau kafe di Jalan Sudirman.
Setelah berkeliling Kota Pekanbaru mengikuti rolling city bersama Capella Honda 88, lokasi tersebut akan menjadi tempat untuk beristirahat sekaligus menikmati berbagai pilihan makanan dan minuman.
Pengujian Smart Key dalam situasi seperti ini akan menarik untuk melihat seberapa praktis fitur tersebut ketika digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Membuktikan Karakter "Motor Sejuta Umat"
Meski pengujian All New Honda BeAT Deluxe Smart Key nantinya hanya akan dilakukan di kawasan dalam Kota Pekanbaru, rute tersebut setidaknya akan memberikan gambaran mengenai karakter motor yang selama ini dikenal sebagai salah satu skutik yang sangat populer di jalanan Indonesia sebagai "motor sejuta umat".
Kondisi jalan yang padat, aktivitas stop and go, kebutuhan bermanuver, permukaan jalan yang tidak selalu mulus hingga karakter lalu lintas perkotaan akan menjadi medan yang cukup untuk merasakan bagaimana motor ini digunakan dalam rutinitas sehari-hari.
Dari posisi duduk, bobot yang ringan, handling, kenyamanan suspensi, respons mesin, konsumsi bahan bakar hingga fitur Smart Key, semuanya akan menjadi bagian yang akan saya rasakan dan buktikan secara langsung.
Pada akhirnya, pengujian ini bukan sekadar untuk mengetahui bagaimana All New Honda BeAT Deluxe Smart Key dikendarai, tetapi juga untuk melihat apakah karakter yang ditawarkan motor tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengendara yang menjadikannya kendaraan untuk aktivitas sehari-hari.
Apalagi Honda BeAT merupakan model yang begitu mudah ditemui di berbagai sudut jalanan di Kota Pekanabru, Riau. Penggunaannya yang luas membuat pengujian langsung di tengah aktivitas Kota Pekanbaru akan menjadi cara menarik untuk melihat lebih dekat alasan mengapa skutik ini begitu dekat dengan keseharian masyarakat.
Tertarik untuk memiliki All New Honda BeAT ini? Buruan kunjungi dealer atau cabang Honda yang ada di kota kamu.