PEKANBARU - PSPS Pekanbaru akhirnya menunjukkan taringnya di putaran ketiga dengan meraih kemenangan perdana yang spektakuler. Bertanding di Stadion Patriot Chandrabaga pada Jumat sore, tim berjuluk Askar Bertuah tampil perkasa dengan membungkam tuan rumah Sriwijaya FC dengan skor telak 6-0.
Sejak peluit awal dibunyikan, PSPS langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan ke lini pertahanan Sriwijaya FC membuat tim tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan.
Dominasi tersebut berbuah manis di babak pertama. PSPS sukses mencetak empat gol sekaligus melalui aksi Douglas Cruz, dua gol dari Alfin Tuasalamony, serta eksekusi penalti yang diselesaikan dengan baik oleh Antonio Gamaroni.
Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC berusaha bangkit dengan tampil lebih terbuka. Mereka sempat menguasai jalannya pertandingan di awal babak dan beberapa kali mengancam pertahanan PSPS dengan serangan yang melibatkan banyak pemain.
Namun, solidnya lini belakang PSPS membuat semua upaya tersebut gagal membuahkan hasil. Justru melalui skema serangan balik yang cepat, PSPS kembali menambah keunggulan.
Gol kelima tercipta setelah Rendy Juliasyah memanfaatkan kesalahan lini belakang lawan dan memberikan umpan matang kepada Hary Nur Yulianto yang tanpa kesulitan mencetak gol.
Dikutip dari MCRiau, PSPS sebenarnya sempat menambah gol lewat Alfin Tuasalamony pada menit ke-67, namun dianulir karena posisi offside. Tak berselang lama, Hary Nur Yulianto kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui kerja sama apik dengan Asir Asiz dan Rendy Juliasyah, sekaligus menutup pesta gol menjadi 6-0.
Di sisa waktu pertandingan, PSPS terus mendominasi dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Meski demikian, tidak ada tambahan gol hingga laga berakhir.
Kemenangan telak ini menjadi angin segar bagi PSPS Pekanbaru, meskipun belum mampu mengangkat posisi mereka di klasemen sementara Grup A. PSPS masih bertahan di peringkat kedelapan dengan 28 poin. Sementara itu, Sriwijaya FC yang telah dipastikan terdegradasi tetap berada di dasar klasemen dengan koleksi dua poin.