PEKANBARU - PSPS Pekanbaru akan menjalani laga penentuan saat menjamu Persikad Depok dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Minggu (12/4) pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini menjadi krusial bagi tim berjuluk Askar Bertuah yang tengah berjuang mengamankan posisi agar tetap bertahan di kompetisi musim depan.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menegaskan tiga laga tersisa akan menjadi penentu nasib timnya di Liga 2. Ia menyebut tidak ada ruang untuk kesalahan jika ingin tetap bertahan.
"Tiga pertandingan terakhir ini sangat penting. Ini akan menentukan apakah kita tetap bertahan di Liga 2 musim depan," ujar Aji Santoso dalam konferensi pers, Sabtu (11/4).
Menghadapi Persikad Depok, PSPS dituntut tampil maksimal. Aji memastikan timnya akan berjuang habis-habisan demi mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
"Di sisa pertandingan ini tidak ada pilihan lain. Besok menghadapi Persikad Depok, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengamankan tiga poin. Itu target kami," tegasnya.
Meski pada pertemuan sebelumnya PSPS harus menelan kekalahan, Aji tetap optimistis timnya mampu bangkit. Ia menilai kondisi tim saat ini jauh lebih siap dibandingkan sebelumnya.
"Pertandingan sebelumnya sangat berbeda dengan pertandingan besok. Situasi sekarang berbeda dan materi pemain juga berbeda," jelasnya.
Dengan komposisi pemain yang ada saat ini, Aji mengaku yakin PSPS mampu membalas kekalahan dan meraih hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri.
"Mudah-mudahan dengan pemain yang ada saat ini, saya punya keyakinan insyaallah pada pertandingan besok kita bisa membalas kekalahan pada pertemuan sebelumnya," tambahnya dikutip dari MCRiau.
Dukungan suporter di Stadion Kaharuddin Nasution diharapkan menjadi dorongan tambahan bagi PSPS untuk tampil lebih percaya diri. Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin penting di penghujung kompetisi.
Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi PSPS Pekanbaru untuk bangkit sekaligus menjaga harapan bertahan di Liga 2 musim depan.