PEKANBARU - PSPS Pekanbaru kembali menguji kekuatan skuadnya sebelum memasuki kompetisi Championship 2026-2027.
Tim berjuluk Asykar Bertuah itu dijadwalkan menghadapi Persela Lamongan dalam laga persahabatan di Stadion Surajaya, Sabtu, 29 Agustus 2026 mendatang.
Pertandingan PSPS Pekanbaru kontra Persela tersebut dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB. Laga ini sekaligus menjadi bagian dari agenda peluncuran tim Persela untuk menghadapi musim kompetisi baru.
Informasi mengenai pertandingan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Persela FC.
Duel melawan PSPS Pekanbaru menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk melihat perkembangan skuad setelah menjalani rangkaian persiapan pramusim.
Bagi PSPS, pertandingan di Lamongan akan menjadi laga uji coba keempat selama persiapan menuju Championship 2026-2027.
Hasil tiga pertandingan sebelumnya memberikan modal positif bagi tim yang dipimpin pelatih Akhyar Ilyas.
PSPS Pekanbaru mengawali rangkaian uji cobanya dengan menghadapi Persis Solo. Dalam pertandingan tersebut, Asykar Bertuah berhasil mengamankan kemenangan 2-0.
Hasil positif kembali diperoleh saat PSPS menghadapi Isen Mulang Kalteng FC. Laga berlangsung lebih ketat, tetapi PSPS mampu keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.
Kemenangan atas Kalteng FC menjadi salah satu hasil penting dalam agenda pramusim PSPS.
Pasalnya, Kalteng FC dipersiapkan tampil di Super League 2026-2027 sehingga pertandingan tersebut memberikan gambaran lebih jelas mengenai kemampuan skuad PSPS ketika menghadapi lawan dengan level kompetitif tinggi.
Pada pertandingan ketiga, PSPS Pekanbaru kembali menunjukkan konsistensinya dengan mengalahkan Jaya Raya 2-0.
Catatan tiga kemenangan dari tiga pertandingan membuat performa PSPS sejauh ini terbilang meyakinkan.
Produktivitas dan konsistensi permainan menjadi modal penting sebelum tim menghadapi persaingan panjang di Championship musim depan.
Pertandingan melawan Persela Lamongan berpotensi menjadi kesempatan terakhir bagi Akhyar Ilyas untuk menguji komposisi utama sebelum kompetisi resmi dimulai.
Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, laga di Stadion Surajaya dapat dimanfaatkan untuk menentukan pemain yang paling siap mengisi starting XI.
Selain aspek hasil pertandingan, evaluasi terhadap organisasi permainan, transisi, penyelesaian akhir, hingga konsistensi lini pertahanan menjadi bagian penting dari agenda tersebut.
PSPS tentu membutuhkan persiapan matang karena Championship 2026-2027 akan menghadirkan persaingan yang lebih kompetitif.
Konsistensi performa selama pramusim menjadi salah satu indikator kesiapan tim menghadapi tekanan kompetisi sebenarnya.
Performa Asir Azis juga menjadi perhatian dalam persiapan PSPS Pekanbaru. Setelah tampil sebagai top skor PSPS pada musim 2025-2026, pemain tersebut masih menunjukkan ketajamannya dalam rangkaian pertandingan pramusim.
Peran Asir tidak hanya penting dari sisi produktivitas gol, tetapi juga dalam memberikan ancaman kepada pertahanan lawan.
Perkembangan performanya menjadi salah satu aset yang dapat diandalkan Akhyar Ilyas untuk menghadapi musim baru.
Jika tren positif berlanjut saat menghadapi Persela, PSPS Pekanbaru akan memasuki Championship 2026-2027 dengan kepercayaan diri yang semakin kuat.
Pertandingan di Surajaya pun bukan sekadar laga persahabatan. Bagi PSPS, duel tersebut menjadi momentum untuk mengukur kesiapan akhir sekaligus menyempurnakan komposisi tim sebelum pertarungan di kompetisi resmi dimulai.