ARAGON - Duo kakak beradik, Marc dan Alex Marquez, sukses menunjukkan supremasi mereka di Sirkuit Aragon.
Marc Marquez resmi menyegel kemenangan pada sesi Sprint Race MotoGP Aragon 2026 lewat performa nyaris tanpa celah.
Pembalap andalan Ducati tersebut tampil dominan memimpin balapan sejak lampu merah padam hingga menyentuh garis finis pada Sabtu malam WIB.
Kemenangan ini sekaligus memupuskan harapan Marco Bezzecchi yang sebenarnya memiliki modal berharga dari pole position.
Petaka bagi Bezzecchi sudah terjadi sesaat setelah balapan dimulai. Memasuki tikungan pertama, Marc Marquez langsung melakukan manuver agresif untuk mengambil alih pimpinan balapan.
Tekanan bagi Bezzecchi tidak berhenti di situ, karena Alex Marquez dengan sigap mengekor manuver sang kakak untuk merangsek ke posisi kedua, memaksa Bezzecchi terlempar ke urutan ketiga.
Setelah berhasil mengambil kendali lintasan, Marc melesat menciptakan jarak waktu yang cukup nyaman.
Ia melaju sendirian di depan tanpa perlawanan berarti, sementara Alex bertugas mengamankan posisi kedua dari kejaran Bezzecchi hingga balapan 11 putaran tersebut usai.
Di saat barisan depan tampil konstan, pertarungan sengit justru tersaji di rombongan tengah. Pedro Acosta sukses unjuk gigi dengan merebut posisi keempat.
Ia berhasil keluar dari tekanan dan memenangi duel melawan pembalap top lainnya, seperti Jorge Martin yang harus puas finis di posisi kelima dan Fermin Aldeguer di urutan keenam.
Sesi balapan pendek di Aragon ini juga tidak lepas dari drama kegagalan finis beberapa pembalap.
Pada putaran pertama, Luca Marini harus gigit jari setelah mengalami insiden kecelakaan di Tikungan 7.
Nasib sial juga menimpa Fabio Quartararo pada putaran keenam, ia terpaksa menepi lebih awal setelah motor Yamaha tunggangannya mengalami masalah teknis hingga mengeluarkan asap tebal.