JAKARTA - Pasar mobil Hybrid Electric Vehicles (HEV) di Indonesia menunjukkan konsistensi pertumbuhan sepanjang 2025.
Data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, distribusi mobil hybrid selama Januari-November 2025 menembus 57.311 unit, atau tumbuh sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Capaian ini mempertegas posisi mobil hybrid sebagai solusi transisi menuju kendaraan listrik murni berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV).
Kombinasi efisiensi bahan bakar, emisi lebih rendah, serta tidak bergantung penuh pada infrastruktur pengisian daya membuat HEV masih relevan bagi konsumen Tanah Air.
Menariknya, lima model hybrid terlaris di Indonesia seluruhnya telah dirakit secara lokal, menegaskan pentingnya produksi dalam negeri dalam menjaga harga dan daya saing.
Jika ditarik ke level model, Toyota Innova Zenix Hybrid tampil sebagai pemimpin absolut pasar HEV nasional. MPV andalan Toyota ini terdistribusi 22.195 unit, jauh meninggalkan para pesaingnya.
Berbeda dengan pabrikan Jepang, merek asal China belum menunjukkan performa signifikan di segmen hybrid.
Great Wall Motor (GWM) hanya mencatat distribusi 616 unit, sedangkan Wuling Almaz Hybrid bahkan hanya 73 unit, meski Wuling telah memiliki fasilitas produksi di Indonesia.
Dengan satu bulan tersisa di 2025, dominasi Toyota dan Suzuki diperkirakan sulit digeser.
Loyalitas konsumen terhadap MPV dan SUV rakitan lokal menjadi faktor utama yang menopang kinerja dua merek tersebut hingga akhir tahun.
10 Mobil Hybrid Terlaris Januari-November 2025
1. Toyota Innova Zenix Hybrid - 22.195 unit
2. Suzuki XL7 Hybrid - 8.005 unit
3. Suzuki Fronx Hybrid - 7.419 unit
4. Honda HR-V e:HEV - 5.118 unit
5. Toyota Yaris Cross Hybrid - 2.997 unit
6. Toyota Alphard Hybrid - 1.756 unit
7. Suzuki Grand Vitara Hybrid - 1.714 unit
8. Hyundai Santa Fe Hybrid - 1.250 unit
9. Suzuki Ertiga Hybrid - 1.168 unit
10. Hyundai Palisade Hybrid - 994 unit.