PEKANBARU - Aktivitas masyarakat di Provinsi Riau pada Sabtu (7/2/2026) perlu meningkatkan kewaspadaan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan hujan akan mendominasi hampir seluruh wilayah Riau sejak siang hingga dini hari, dengan potensi cuaca ekstrem di sejumlah kabupaten.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan awan hujan berdasarkan pantauan citra radar cuaca.
Situasi ini memicu peluang hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang.
“Sejak pagi hari, kondisi cuaca di Riau umumnya udara kabur hingga cerah berawan. Namun, potensi hujan ringan hingga sedang sudah terpantau di sebagian wilayah Bengkalis,” ujar Alfa Nataris, Sabtu.
Memasuki siang hari, hujan diperkirakan bersifat lokal namun meluas. Wilayah yang berpotensi diguyur hujan antara lain Kabupaten Bengkalis, Siak, Rokan Hilir, serta Kota Dumai.
Kondisi ini diprediksi berlanjut hingga sore dan malam hari dengan cakupan yang semakin luas.
“Pada sore hingga malam, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di hampir seluruh wilayah Provinsi Riau,” tambahnya.
Tak hanya itu, pada dini hari, cuaca diprakirakan masih didominasi udara kabur dan berawan, disertai hujan dengan intensitas serupa di sebagian besar wilayah.
BMKG Pekanbaru juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Wilayah yang perlu mewaspadai kondisi ini pada sore hari meliputi Kabupaten Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Pelalawan, dan Indragiri Hilir.
Sementara itu, pada malam hari, potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih berlanjut di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.
“Masyarakat di wilayah rawan diimbau tetap waspada terhadap dampak lanjutan seperti genangan air, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas luar ruang,” pungkasnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi dan menyesuaikan rencana perjalanan maupun aktivitas harian guna menghindari risiko akibat cuaca ekstrem.