PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat total 308 titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Sumatera.
Data tersebut disampaikan oleh petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Putri Santy.
Dari keseluruhan titik panas tersebut, Provinsi Riau menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 228 titik. Angka ini jauh melampaui provinsi lain di Sumatera.
Sebaran titik panas di Riau paling banyak ditemukan di Kabupaten Bengkalis dengan 118 titik, disusul Kabupaten Pelalawan sebanyak 75 titik. Kabupaten Indragiri Hilir tercatat 17 titik, Kota Dumai 9 titik, Kabupaten Siak 6 titik, Kabupaten Kepulauan Meranti 2 titik, serta Kabupaten Rokan Hilir 1 titik.
Sementara itu, provinsi lain di Sumatera juga terpantau memiliki titik panas meski dengan jumlah lebih kecil. Bangka Belitung mencatat 25 titik panas, Sumatera Utara 18 titik, Aceh 16 titik, Kepulauan Riau 11 titik, Sumatera Barat 5 titik, Jambi 3 titik, dan Sumatera Selatan 1 titik.
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah dengan jumlah hotspot tinggi, serta menghindari aktivitas pembakaran lahan yang dapat memperparah kondisi.