PEKANBARU - Mobilitas kendaraan di ruas Tol Pekanbaru–Bangkinang–XIII Koto Kampar mengalami peningkatan signifikan pada akhir pekan.
Jalur strategis penghubung Provinsi Riau dan Sumatera Barat (Sumbar) ini mencatat lonjakan volume lalu lintas, terutama di gerbang tol yang mengarah ke wilayah perbatasan.
Data rekapitulasi harian Sabtu (14/2/2026) menunjukkan pergerakan kendaraan cukup tinggi di tiga gerbang utama.
Di Gerbang Tol Sungai Pinang, tercatat 5.311 kendaraan masuk dan 3.678 kendaraan keluar.
Sementara di Gerbang Tol Bangkinang, sebanyak 1.901 kendaraan masuk dan 1.843 kendaraan keluar.
Lonjakan paling mencolok terjadi di Gerbang Tol XIII Koto Kampar. Di titik ini, 2.703 kendaraan tercatat masuk, sedangkan 4.357 kendaraan keluar, mengindikasikan tingginya arus menuju arah Sumatera Barat.
Kasat Lantas Polres Kampar, AKP Wulan Afdhalia Ramdhani menegaskan, peningkatan arus kendaraan dipicu aktivitas masyarakat pada akhir pekan serta pergerakan lintas provinsi.
“Ruas Tol Pekanbaru–Bangkinang–XIII Koto Kampar merupakan jalur vital penghubung Riau dan Sumbar. Pada akhir pekan terjadi peningkatan volume kendaraan, terutama di GT XIII Koto Kampar yang mengarah ke perbatasan,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, kepolisian telah menyiagakan personel untuk memastikan kelancaran arus, khususnya di akses keluar-masuk gerbang tol serta jalur arteri yang terhubung langsung dengan ruas tol.
“Kami melakukan patroli rutin dan pengawasan di titik rawan kepadatan agar arus tetap lancar dan aman. Pengguna jalan diimbau mematuhi batas kecepatan dan mengutamakan keselamatan,” tambahnya.
Peningkatan volume kendaraan ini menunjukkan peran strategis Tol Pekanbaru–Bangkinang–XIII Koto Kampar sebagai urat nadi mobilitas ekonomi dan sosial antarprovinsi.