www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Riau Punya 3,88 Juta Ha Sawit, Plt Gubri Ungkap Produksi CPO Riau 9,4 Juta Ton/Tahun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Proyek Jembatan Mahato Rampung dan Diaudit, Tapi Hak Kontraktor Rp4,1 Miliar Belum Diserahkan Pemprov Riau
Selasa, 24 Februari 2026 - 15:01:01 WIB
Wakil Direktur PT Tisa Lestari, Hariman Siregar.(foto: fitri/halloriau.com)
Wakil Direktur PT Tisa Lestari, Hariman Siregar.(foto: fitri/halloriau.com)

PEKANBARU -  Wakil Direktur PT Tisa Lestari, Hariman Siregar menyampaikan keberatan atas sisa pembayaran proyek pembangunan Jembatan Sei Batang Kumu di ruas Jalan Mahato, Desa Sukadamai, Kabupaten Rohul, yang belum dilunasi hingga awal 2026.

Proyek yang dikerjakan melalui Dinas PUPR Riau itu disebut telah rampung sesuai kontrak pada 24 Desember 2024, lengkap dengan proses serah terima pekerjaan dan audit.

“Kami berkontrak dan menyelesaikan proyek pada 24 Desember 2024. Memang ada keterlambatan tujuh hari dan kami sudah dikenakan denda sekitar Rp130 juta,” ujar Hariman, Selasa (24/2/2026).

Menurut Hariman, proyek pembangunan jembatan sepanjang 80 meter dengan lebar 7 meter tersebut telah melalui Provisional Hand Over (PHO) dan Final Hand Over (FHO).

Bahkan, pekerjaan juga telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Riau.

Dalam audit itu, ditemukan kelebihan bayar sekitar Rp35 juta yang sudah ditindaklanjuti oleh pihak perusahaan.

“Secara administrasi sudah clear and clean. Tidak ada lagi temuan. Pekerjaan sudah diperiksa dan diaudit,” tegasnya.

Jembatan Mahato kini telah difungsikan dan menjadi akses vital bagi masyarakat Desa Sukadamai dan sekitarnya di Kabupaten Rohul.

Meski proyek telah rampung dan dimanfaatkan publik, PT Tisa Lestari mengaku masih menunggu pelunasan sekitar Rp4,120 miliar atau sekitar 41 persen dari total nilai pekerjaan tahun anggaran 2024.

Pada 2025, perusahaan baru menerima pembayaran sekitar Rp4,5 miliar. Namun sisa kewajiban belum juga dicairkan hingga kini.

“Sekarang yang masih tunda bayar itu sekitar Rp4,1 miliar lagi. Padahal pekerjaan sudah selesai sejak Desember 2024. Artinya ini sudah berjalan hampir dua tahun,” jelas Hariman.

Ia menekankan, kondisi ini berdampak langsung pada arus kas perusahaan, termasuk kewajiban kepada vendor, subkontraktor, hingga perbankan.

“Kami para pengusaha juga punya kewajiban kepada vendor, subkontraktor, dan perbankan. Kami berharap PU Provinsi segera membayarkan agar kewajiban kami bisa diselesaikan,” tutupnya.

Kasus ini kembali membuka diskursus soal tunda bayar proyek pemerintah daerah yang berpotensi mengganggu stabilitas pelaku usaha konstruksi.

Di tengah dorongan percepatan pembangunan infrastruktur daerah, kepastian pembayaran menjadi faktor krusial dalam menjaga kepercayaan kontraktor terhadap proyek-proyek pemerintah.

Jika tidak segera diselesaikan, persoalan ini dikhawatirkan dapat berdampak pada keberlanjutan proyek infrastruktur lain serta menekan likuiditas pelaku usaha lokal.

Penulis: Fitri
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Riau Punya 3,88 Juta Hektare Sawit, SF Hariyanto Ungkap Tantangan Besar di Balik Potensi PerkebunanRiau Punya 3,88 Juta Ha Sawit, Plt Gubri Ungkap Produksi CPO Riau 9,4 Juta Ton/Tahun
Ketua Umum PD Hima Persis Pelalawan, Agung Prayoga (foto/Andy)Antrean SPBU Mengular, PD Hima Persis Pelalawan Desak Pemda dan Polres Perkuat Pengawasan SPBU
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Faisal Islami (foto/int)Pertamina Diminta Turun Tangan Atasi Persoalan Antrean Solar
BRK Syariah memperkuat kesiapsiagaan Anambas, serahkan pompa dan tangki air untuk masyarakat (foto/ist)BRK Syariah Perkuat Kesiapsiagaan Anambas, Serahkan Pompa dan Tangki Air untuk Masyarakat
Plt Gubri SF Hariyanto minta arahan Komisi II DPR RI terkait persoalan lahan (foto/int)Persoalan 1.075 Aset Sepanjang Tol Belum Tuntas, Plt Gubri Minta Arahan Komisi II DPR RI
  Ilustrasi warga Siak terjangkit ISPA akibat Karhutla (foto/int)1.967 Warga Siak Terserang ISPA dalam 19 Hari, Dinkes Siapkan 119.500 Masker
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto (foto/int)Pesan SF Hariyanto untuk Mahasiswa Baru UMRI: Bangun Kompetensi dan Ciptakan Inovasi
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi (foto/int)70 Panel PJU di Pekanbaru Dicuri, Sejumlah Lampu Jalan Kini Padam
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho (foto/int)Tak Ada Karhutla di Pekanbaru, Wako: Asap Berasal dari Luar Riau
Ilustrasi BMKG prediksi udara Riau kabur sepanjang hari (foto/int)BMKG Prediksi Udara Riau Kabur Sepanjang Hari, Asap Berpotensi Ganggu Jarak Pandang
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved