www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Telkomsel Perkuat Kompetensi Digital Guru, Program Terpujilah GURU Hadir di Batam
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


BMKG Catat 15 Hotspot di Riau Hari Ini, Inhil Paling Banyak
Jumat, 06 Maret 2026 - 09:21:17 WIB
Sebaran titik panas di Riau hari ini.(infografis/AI)
Sebaran titik panas di Riau hari ini.(infografis/AI)

PEKANBARU – Aktivitas titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera kembali meningkat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 148 hotspot terpantau di berbagai provinsi di Pulau Sumatera pada Jumat (6/3/2026).

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella Rizky Adelia mengungkapkan, sebaran titik panas tersebut menjadi indikator awal potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.

“Total titik panas di wilayah Sumatera hari ini mencapai 148 titik yang tersebar di beberapa provinsi,” ujarnya.

Berdasarkan pemantauan satelit BMKG, Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 70 titik.

Sementara itu, beberapa provinsi lain juga mencatat temuan titik panas dengan jumlah bervariasi, seperti Sumatera Utara 31 titik, Jambi 14 titik, Sumatera Selatan 10 titik, Riau 15 titik, Bangka Belitung 5 titik dan Sumatera Barat 3 titik.

Menurut Bella, pemantauan hotspot dilakukan melalui sistem satelit yang berfungsi mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

“Hotspot merupakan indikator awal yang perlu diwaspadai karena dapat menjadi tanda adanya aktivitas pembakaran lahan maupun potensi kebakaran hutan,” jelasnya.

Untuk wilayah Provinsi Riau, BMKG mendeteksi 15 titik panas yang tersebar di empat kabupaten.

Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 7 titik, disusul Rokan Hulu 4 titik, Kampar 3 titik, dan Pelalawan 1 titik.

Data ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah dan tim penanggulangan karhutla, mengingat Riau termasuk wilayah yang rawan kebakaran hutan dan lahan saat memasuki periode cuaca kering.

BMKG menegaskan, keberadaan hotspot tidak selalu berarti terjadi kebakaran, namun dapat menjadi indikasi awal aktivitas panas di permukaan bumi yang perlu diverifikasi lebih lanjut di lapangan.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, aparat, dan tim pemadam kebakaran sangat penting untuk memastikan potensi kebakaran dapat ditangani lebih cepat.

“Pemantauan hotspot terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari sistem peringatan dini karhutla di wilayah Sumatera, termasuk Provinsi Riau,” pungkasnya.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Program terpujilah GURU.Telkomsel Perkuat Kompetensi Digital Guru, Program Terpujilah GURU Hadir di Batam
Kapolres Pelalawan lakukan pemadaman karhutla di KM 73 Pangkalan Kerinci.(foto: andi/halloriau.com)Karhutla Riau Meledak, Luas Lahan Terbakar Tembus 15 Ribu Hektare
Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
  Demo BEM Universitas Riau memanas, massa desak masuk gedung DPRD Riau.Gerimis Tak Surutkan Aksi, Mahasiswa dan Polisi Bertahan di DPRD Riau
Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
Gerbang UIR.UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved